• en

Izin Usaha dan Impor

membangun bisnis dan mendistribusikan produk dapat anda lakukan setelah memperoleh izin/lisensi dan registrasi produk

Terdapat sejumlah izin/lisensi yang anda perlukan untuk mulai berbisnis di Indonesia. Cekindo akan membantu anda memahami lisensi mana saja yang anda butuhkan untuk bisnis anda.

IZIN USAHA

Izin Usaha (IU), sebelumnya disebut Izin Usaha Tetap (IUT) dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (Daerah) atau BKPM(D) kepada perusahaan investasi asing (PMA). IU merupakan izin operasi perusahaan untuk melakukan kegiatan usaha komersil di bidang perdagangan barang/jasa. Dengan adanya IU, perusahaan dapat mempekerjakan tenaga ahli asing, menambah pemegang saham baru, ataupun menjual perusahaan. Selain itu, IU juga dibutuhkan perusahaan untuk mengurus KITAS.

Menurut peraturan terbaru tahun 2015, semua perusahaan asing di Indonesia yang belum memiliki IU harus melakukan audit keuangan untuk dapat mengajukan permohonan IU dan izin terkait lainnya (izin impor, dll.). Hal ini bertujuan agar para investor memahami betul investasi mereka dan bukan sekedar mengajukan permohonan, seperti yang sering terjadi sebelumnya.

Penggolongan izin usaha untuk PMA adalah:

  • Izin usaha, bergerak dibidang perdagangan umum, barang, atau jasa lainnya.
  • Izin usaha industri, bergerak dibidang industri manufaktur minyak, gas, dan energi panas bumi.
  • Izin usaha konstruksi, bergerak dibidang konstruksi, dan lainnya.

 

Hal yang perlu anda ketahui dalam mengajukan permohonan izin usaha:

  • Pemrosesan permohonan Izin Usaha (IU) membutuhkan waktu , dihitung setelah dokumen sudah lengkap dan sudah melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
  • Izin Usaha (IU) berlaku selama 30 tahun.
  • Untuk mendapatkan IU Ruang kantor harus memiliki luas minimal 90 m2, mempunyai gudang, serta berdurasi sewa minimal 1 tahun. Apabila kurang dari 1 tahun, anda harus membuat surat pernyataan akan memperpanjang masa sewa.
  • Untuk mengetahui proses permohonan IU silahkan klik disini.

 

IZIN IMPOR

Izin impor digunakan untuk dapat mengimpor barang ke pasar Indonesia.  Tetapi, lisensi yang dapat diberikan terbatas untuk industri tertentu. Perusahaan hanya dapat memiliki satu jenis izin impor yang dimana, perusahaan tidak dapat mengimpor barang yang tidak terkait dengan bisnis yang dijalankan.

Untuk mengimpor barang ke Indonesia, anda memerlukan Angka Pengenal Importir (API) yang terdiri dari:

  • Lisensi Umum Impor / API Umum (API-U)

Digunakan untuk memperdagangkan barang kepada pihak ketiga untuk diperdagangkan kembali di Indonesia. Permohonan API-U memakan waktu selama 1 bulan.

  • Lisensi Impor Produsen / API Produsen (API-P)

Digunakan untuk mengimpor bahan baku atau bahan mentah untuk keperluan produksi. Perusahaan industri dapat mengimpor beberapa produk jadi yang berhubungan dengan proses produksi. Permohonan API-P memakan waktu selama 1 bulan

  • Lisensi Impor Terbatas / API Terbatas (API-T)

Diberikan kepada perusahaan PMA untuk mengimpor barang keperluan produksi yang mendapatkan fasilitas dari BKPM. Barang impor dibawah API-T dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) yang berkurang 2,5% dibandingkan dengan tarif normal sebesar 7,5%.

  • Lisensi Impor Kontraktor / API Khusus (API-K)

Diberikan kepada perusahaan untuk mengimpor barang keperluan yang dimiliki oleh setiap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) yang melakukan impor. Lisensi ini biasanya digunakan untuk keperluan eksplorasi dan eksploitasi berdasarkan kontrak kerja dengan badan usaha pelaksana.

 

IZIN DISTRIBUSI MEDIS

Perusahaan asing dan lokal yang berniat untuk menjual peralatan medis di Indonesia harus memperoleh dua lisensi: dan lisensi distribusi medis Indonesia yang disebut juga Izin Penyalur Alat Kesehatan (IPAK).

Pendaftaran alat kesehatan berada dibawah Departemen Kesehatan Republika Indonesia (DepKes). Izin edar yang telah terdaftar dapat berlaku minimal 2 tahun dan maksimal 5 tahun sesuai dengan masa berlaku surat penunjukan dari pemberi lisensi dan dapat diperbaharui minimal 9 bulan sebelum berakhirnya masa berlaku lisensi.

Proses pendaftaran alat kesehatan dimulai dengan mengumpulkan dokumen secara online, pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), evaluasi, dan proses administratif pencetakan lisensi. Pendaftaran peralatan kesehatan atau medis dikategorikan menurut risikonya, yang dimana dapat mempengaruhi lamanya proses pendaftaran:

  • Kelas I (risiko rendah, lama pendaftaram 90 hari kalender)
  • Kelas II a & b (risiko sedang, lama pendaftaran 135 hari kalender)
  • Kelas III (risiko tinggi, lama pendaftaran 160 hari kerja)

 

Lisensi distribusi medis atau IPAK dapat diperoleh jika atau melalui distributor yang sudah memiliki lisensi perangkat medis distributor yang dikeluarkan oleh DepKes. PMA dapat menjadi pemegang izin edar dan mendapat IPAK dengan ketentuan kepemilikan modal asing maksimal 49%.

Baca:

 

MEREK DAGANG

Merek dagang merupakan identitas perusahaan yang berguna untuk memasarkan produk. Merek dagang penting untuk perusahaan anda miliki dan daftarkan. Mendaftarkan merek dagang penting untuk kelangsungan bisnis anda dimana persaingan bisnis sekarang yang begitu ketat. Jika tidak, orang lain dapat menggunakan dan mendaftarkan merek dagang secara sah dan anda terpaksa harus mengganti merek dagang.

Peraturan merek dagang di Indonesia diatur oleh UU Merek No. 15 Tahun perlindungan 2001. Untuk mendapatkan merek dagang, anda harus mendaftarkannya ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). Perusahaan yang tidak mendaftarkan merek dagangnya tidak akan mendapatkan perlindungan atas merek dagangnya. Sebuah merek dagang dapat berlaku selama 10 tahun di Indonesia dan dapat diperpanjang

Proses permohonan merek dagang meliputi:

  1. Penelusuran merek dagang untuk mencegah terjadinya kesamaan merek.
  2. Pengisian formulir pendaftaran dan memenuhi syarat lainnya.
  3. Pemeriksaan formal dan evaluasi keunikan dan kesamaan dengan merek dagang sebelumnya.
  4. Penerbitan merek dagang dalam Jurnal Trademark Resmi untuk periode oposisi tiga bulan. (Selama periode ini, pihak manapun dapat mengajukan keberatan terhadap merek dagang).
  5. Pemeriksaan kembali.

 


Sejumlah klien yang menggunakan jasa pendapatan izin usaha dan bisnis kami :


  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense

  • Business & Import Lincense


  • Company Registration
  • Import License
  • Business License
  • Product Registration
  • Local Partner Selection

  • Company Registration
  • Business License
  • Business Visa
  • Work Permit
  • Service Office

Cekindo telah membantu banyak klien untuk mendapatkan izin tiap bulannya. Tim legal kami siap membantu Anda!

Jangan sungkan untuk menghubungi kami untuk mendapat bantuan atau penjelasan mengenai izin usaha dan impor di Indonesia.

Full name *

Email *

Phone Number *

Country *

Business Field


Thank you for your interest about our service. To be able provide you complete comprehensive respond on your inquiry, please provide us more details about your inquiry and phone number to make easy our future communication.

Message *