• en

Sektor Otomotif sebagai Bidang Potensial untuk Investasi di Indonesia

Sektor Otomotif sebagai Bidang Potensial untuk Investasi di Indonesia Review by Michal Wasserbauer on 4. 10. 2014 Company Registration in Indonesia, Market Research in Indonesia, Work Permit in Indonesia, Product Registration in Indonesia, Local Partner Selection in Indonesia, Trade Mission in Indonesia, Company Formation in Indonesia, Company Establishment in Indonesia, Company Set Up in Indonesia, Payroll Outsourcing in Indonesia, Tax Reporting in Indonesia, Medical Product Registration in Indonesia, Medical Device Registration in Indonesia, Cosmetic Registration in Indonesia, Food Supplement Registration in Indonesia.
Rated
Warning: rand() expects exactly 2 parameters, 1 given in /home/cekindob/public_html/cekindo.com/wp-content/themes/cekindo_2016/single.php on line 25

Industri otomotif di Indonesia berkembang dengan pesat pada kuartal pertama 2014 setelah mengalami peningkatan yang signifikan dalam investasi selama empat tahun terakhir.

Investasi di sektor otomotif pada 2013 mencapai US $ 3700000000 – tingkat investasi hingga 10 kali lebih dari pada tahun 2010. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) baru-baru ini membangun sebuah pabrik mesin Toyota di Karawang Kota. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan otomotif yang berinvestasi Rp. 2,3 miliar pada awal 2014.

Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), saat ini 570 proyek investasi yang direncanakan dengan investasi asing langsung (FDI) dan investasi dalam negeri 57 (DCI) di sektor otomotif. Ini adalah rekor baru untuk investasi pada kuartal pertama 2014 topping Rp. 100 triliun.

 

Gambaran Mengenai Sektor Otomotif di Indonesia

Kita bisa melihat bahwa sektor otomotif berkembang pesat dan bahwa mobil kecil dianggap segmen dengan potensi pertumbuhan yang besar di tahun-tahun mendatang. Dari 2009 sampai 2012, sekitar 1,116 unit mobil yang dijual di dalam negeri. Kita juga melihat pertumbuhan penjualan sepeda motor di 2010 dan 2011.

Sekarang, pembeli mobil harus membayar 30% dari harga pembelian dimuka dan sekitar 25% untuk sepeda motor karena 2012 minimum turun peraturan pembayaran dari Kementerian Keuangan dan Bank Sentral. Aturan-aturan ini bertujuan untuk mencegah pertumbuhan berlebihan dari kredit konsumsi.

Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan mobil konsisten, meskipun penurunan pertumbuhan PDB serta investasi. Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan hampir kondisi yang sama untuk penjualan sepeda motor.

Meskipun perlambatan pertumbuhan PDB dan investasi. induring 2013 Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) memperkirakan penjualan mobil tahun penuh untuk tetap setidaknya stabil, sedangkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan pembangunan sama datar untuk penjualan sepeda motor. pertumbuhan yang solid ditampilkan untuk kedua kategori, yang ditunjukkan oleh angka kumulatif pada Agustus 2013.

Pertumbuhan Bisnis Potensial

Berdasarkan informasi dari perusahaan, Frost dan Sullivan, perkiraan adalah bahwa ada sekitar 80 kendaraan per 1.000 orang di Indonesia. Di AS itu adalah 800. Menurut McKinsey & Company, Indonesia adalah sekitar mengungguli Jerman dalam hal pertumbuhan ekonomi, peringkat ketujuh pada tahun 2030. Sebenarnya, penjualan sepeda motor yang sedikit lebih sulit untuk diprediksi karena pasar akan lebih fokus pada mobil karena tingkat pembiayaan dan persyaratan pembayaran.

Cara mendapatkan informasi mengenai sektor potensial ini

Departemen Perindustrian

  • There are new investors in the automotive industry that are ready to invest in Indonesia. They will enter the market with inexpensive and environmentally friendly cars (LCGC).
  • Hundreds of new component industries, with an investment of US$3.5 billion, are ready to start businesses in Indonesia. That is being realized with the construction of five new plants and about 70 new automotive parts factories.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

  • Ada investor baru di industri otomotif yang siap untuk berinvestasi di Indonesia. Mereka akan memasuki pasar dengan mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC).
  • Ratusan industri komponen baru, dengan investasi US $ 3,5 miliar, siap untuk memulai bisnis di Indonesia. Yang sedang diwujudkan dengan pembangunan lima pabrik baru dan sekitar 70 pabrik komponen otomotif baru.

Peraturan investasi PMA (Penanaman Modal Asing Perusahaan) untuk industri otomotif

PMA harus memiliki izin investasi (yang dikeluarkan oleh BKPM) dengan beberapa ketentuan:

  • Nomor identifikasi untuk importir berlisensi terbatas
  • Lisensi permanen atau ekspansi harus disetujui
  • Rencana penggunaan tenaga kerja asing diserahkan
  • Visa harus diperoleh untuk tenaga kerja asing
  • Izin mempekerjakan tenaga kerja asing yang bekerja lebih dari satu provinsi yang paling disetujui
  • Pembebasan atau pengurangan tugas IMRT atas impor barang modal, atau bahan baku harus disetujui
  • Manfaat fiskal lainnya mungkin tersedia.