• en

Konstruksi dan Bangunan

Bangunan milik Indonesia dan sektor konstruksi merupakan hal yang tengah berkembang, dengan keduanya merupakan bagian dari milik swasta dan umum yang sedang berkembang.

  • Sektor konstruksi di Indonesia tumbuh 7-8 persen per tahun.
  • Pasar konstruksi di Indonesia mencapai US $ 49,2 miliar pada tahun 2014.
  • Pada tahun 2012, sektor konstruksi memberikan kontribusi 10 persen terhadap PDB.
  • Pendapatan per kapita per tahun konsumsi semen di Indonesia sekitar 200 kilogram.
  • Indonesia diidentifikasi sebagai negara Asia atas pertumbuhan pasar konstruksi.

Sektor Konstruksi di Indonesia

Sektor konstruksi dan bangunan di Indonesia mengalami lonjakan nilai yang terus naik. Dan Sektor konstruksi di Indonesia telah berkembang 7-8 persen. Salah satu penyebabnya adalah karena tingginya permintaan untuk perumahan dan tingginya pertumbuhan sektor properti di beberapa kota besar di seluruh negeri. Investasi publik adalah merupakan kunci dalam rencana pemerintah untuk fasilitas umum. Fasilitas umum seperti membangun jalan, sumber daya air dan infrastruktur pemukiman warga untuk pembangunan jangka panjang.

Perusahaan konstruksi asing telah masuk ke Indonesia selama beberapa tahun. Pada tahun 2011, jumlah perusahaan kontraktor asing yang terdaftar di Indonesia adalah 128, sebagian besar berasal dari Jepang. Jumlah perusahaan konsultan yang terdaftar di Indonesia adalah 78, dan jumlah kontraktor EPC adalah 23. Pada tahun 2012, 5 kontraktor dari India juga masuk ke Indonesia.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Konstruksi Indonesia (AKI) pada semester pertama tahun 2011 melihat pertumbuhan 6,4 persen. Sektor swasta berkembang hingga 65 persen dari semua proyek konstruksi. Tahun lalu misalnya Pemerintah merencanakan pembangunan lebih dari 4000 kilometer jalan, 150 kilometer dari jalur rel dan 14 bandara, semua bagian dari program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan transportasi dan logistik hubungan di seluruh negeri.

Menurut publikasi Asia Construction Outlook, Indonesia berada d urutan teratas sebagai negara potensial dalam hal pertumbuhan belanja konstruksi jangka menengah. Sektor konstruksi diperkirakan tumbuh sekitar 5,2% per tahun pada periode 2014-2019, berada di atas rata-rata regional 4,4 persen. Bahkan, publikasi telah mengidentifikasi Indonesia sebagai pasar konstruksi yang paling menguntungkan kedua di Asia. Negara ini juga memiliki pasar yang semakin terbuka dan menarik untuk investasi.

.

Konstruksi dan Bangunan di tahun 2017

Penjualan semen Indonesia diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 95-97 juta ton pada tahun 2017. Sementara kapasitas produksi dalam negeri diperkirakan mencapai 90-95 juta ton pada tahun yang sama. Kapasitas produksi pada tahun 2014 adalah 68 juta ton per tahun. Oleh karena itu, produsen semen Indonesia perlu meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan semen di masa mendatang.

Semen Indonesia, produsen semen terbesar di Indonesia, berencana untuk membangun pabrik semen baru di Padang dan Rembang dalam upaya untuk menambah total 6 juta ton semen per tahun dengan angka kapasitas produksi saat ini sebesar 30 juta ton per tahun. Total investasi untuk dua tanaman ini adalah sekitar Rp 7 triliun (USD $ 598.000.000). Sementara itu, Indocement Tunggal Prakarsa, produsen semen terbesar kedua di Indonesia, berencana untuk berinvestasi USD $ 1,2 milyar untuk pembangunan dua pabrik baru di Jawa Tengah dan Sumatera Utara. Ini harus meningkatkan total kapasitas desain terpasang Indocement dari 18,6 juta ton semen pada 2014 menjadi sekitar 24 juta ton pada tahun 2018.

Investasi sektor konstruksi di Indonesia

Asia Construction Outlook mencatat bahwa 2013 pengeluaran konstruksi di Indonesia mencapai US $ 247 miliar. Di bawah pembangunan ekonomi master plan baru (MP3EI) 2011-2025, Pemerintah Indonesia memperkirakan hampir US $ 181.800.000.000 dari investasi infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi di bawah enam koridor ekonomi baru di seluruh nusantara. proyek infrastruktur utama meliputi:

  1. Jalan Tol Trans-Sumatra
  2. Jalan Tol Cibitung-Cilincing
  3. Halim-SoekarnoHatta Kereta Ekspres
  4. Trans-Sulawesi Kereta
  5. 10 Bandara Baru
  6. Pelabuhan Kali Baru, Pelabuhan Bitung, dan Pelabuhan Cimalaya.

Semuanya ini merupakan proyek-proyek baru, bersama dengan meningkatnya aktivitas sektor swasta, dengan menitikberatkan pada pasokan bahan bangunan di Indonesia, yang memiliki fungsi dalam meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan pembangun lokal.

Dalam jangka waktu dekat dan menengah, survei memprediksi bahwa pertumbuhan belanja konstruksi terbesar dalam suatu daerah akan berada di Indonesia dan China.

Anda juga dapat membaca mengenai
Bagaimana membeli dan memiliki properti di Indonesia
Pertumbuhan teknologi yang cepat menawarkan peluang besar di Indonesia


Jangan sungkan untuk menghubungi kami bila Anda membutuhkan penjelasan mengenai industri konstruksi dan bangunan di Indonesia.

Isilah formulir di bawah ini dan kami akan membantu Anda.

Full name *

Email *

Phone Number *

Country *

Business Field


Thank you for your interest about our service. To be able provide you complete comprehensive respond on your inquiry, please provide us more details about your inquiry and phone number to make easy our future communication.

Message *