• en

Real Estate

Real estate di Indonesia memiliki potensi yang besar di Indonesia. Salah satu sektor terbsesar di Indonesia.

  • Pertumbuhan ekonomi menciptakan peningkatan permintaan properti
  • Naiknya harga dikombinasikan dengan inflasi menyebabkan harga yang buruk bagi investor
  • Para Penyewa dikenakan pajak yang tinggi, yang menurunkan hasil panen
  • Membeli properti merupakan sesuatu yang sulit bagi warga negara asing.
  • Pilihan terbaik adalah usaha properti di Bali yang memiliki pengembalian nilai sewa yang wajar.

 

Dalam lima tahun terakhir terlihat pertumbuhan ekonomi yang kuat di Indonesia, rata-rata sebesar 6 persen (2009-2014). Ini membawa pertumbuhan 7,4% dalam indeks harga properti residensial Indonesia pada 2013. Setelah diisesuaikan dengan inflasi, namun, harga properti naik hanya 2,04%.

Tren telah terjadi pertumbuhan 27% dalam penjualan properti residensial dan penjualan rumah-rumah kecil tumbuh sebesar 41% pada tahun 2012. Pada akhir 2012, kredit perumahan mencapai US $ 22,79 miliar . Kota-kota dengan pertumbuhan yang paling adalah Makassar (Sulawesi / Celebes) dengan 15,6% dan daerah Palembang 10,57% dan Denpasar dengan 9,97%. Bumi Serpong, kelompok milik konglomerat Indonesia Sinar Mas Group, menargetkan penjualan properti pada tahun 2015 untuk meningkatkan 15% menjadi 7,5 triliun rupiah (US $ 600 juta).

Properti perumahan di Indonesia memiliki harga yang relatif rendah. Ini telah menjadi suatu teka-teki. Ada permintaan perumahan pent-up yang luar biasa. Meskipun pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tingginya tingkat investasi, sejumlah faktor telah menghambat pertumbuhan pasar perumahan di Indonesia:

  • Suku bunga tinggi hipotek
  • Pembatasan kepemilikan asing
  • Tingginya biaya bahan bangunan
  • Tarif pajak yang tinggi
  • Pita Merah pemerintah

Kepemilikan investor asing di Indonesia

Kepemilikan investor asing sulit di Indonesia. Hanya warga Indonesia yang dapat memegang sertifikat tanah (hak milik). kepemilikan lahan asing dilarang oleh konstitusi. Untuk apartemen, peraturan 1996 (No. 41/1996) menyatakan bahwa orang asing yang tinggal di Indonesia atau mengunjungi negara secara teratur untuk tujuan bisnis, bisa membeli rumah, apartemen atau kondominium selama itu bukan bagian untuk pemerintah- pembangunan perumahan bersubsidi.

Harga di Jakarta meningkat dengan cepat namun hasil sewa jatuh. Ada permintaan yang tinggi untuk apartemen kelas atas di Jakarta. Harga telah meningkat secara signifikan, sekarang sekitar US $ 2.100 menjadi US $ 2,800 per meter persegi. Hasil sewa merosot signifikan menjadi sekitar 7-9,6%, turun dibandingkan dengan 10 sampai 13% dua tahun lalu. Kerugian dari membeli di Jakarta adalah kompleks legalitas dan transaksi yang tinggi biaya. Villa di Bali mencapai harga sekitar US $ 1.700-US $ 2.300 per sq. M. Bali, bagaimanapun juga, ,mendapat hasil sewa yang lebih rendah, sekitar 5%.

Hukum Indonesia mengenai kepemilikan asing diperkirakan akan meringankan ini, tapi ini sekarang tidak mungkin.

PPh sewa yang tinggi di Indonesia

Pendapatan sewa: pendapatan sewa individu Nonresident ‘tergantung pada pemotongan pajak sebesar 20% untuk pendapatan kotor. Sewa juga dikenakan 10 persen Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Capital Gain: Keuntungan yang diperoleh oleh individu bukan penduduk dari penjualan real properti dikenakan pajak pada tarif tetap sebesar 20%.

Warisan: Tidak ada pajak warisan.

Warga: Warga dikenai pajak atas penghasilan mereka di seluruh dunia pada tingkat progresif, dari 5 sampai 30%.

 

Anda dapat terus membaca tentang

Bagaimana cara membeli dan memiliki properti di Indonesia

Bagaimana cara memiliki properti di Indonesia

 

Jangan sungkan untuk menghubungi kami bila Anda membutuhkan penjelasan mengenai sektor properti dan real estate di Indonesia.

Isilah formulir di bawah ini dan kami akan membantu Anda.

Full name *

Email *

Phone Number *

Country *

Business Field


Thank you for your interest about our service. To be able provide you complete comprehensive respond on your inquiry, please provide us more details about your inquiry and phone number to make easy our future communication.

Message *