• en

Real Estate

Selama dekade terakhir di Indonesia, sektor real estate telah menunjukkan pertumbuhan menggembirakan yang didorong oleh pertumbuhan kelas menengah dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Bahkan berita yang lebih baik lagi, ada banyak ruang untuk ekspansi real estate di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Pastinya, faktor utama di belakang akselerasi pasar real estate Indonesia adalah meningkatnya permintaan yang didukung oleh keyakinan konsumen yang lebih besar.

tinjauan sektor real estate di indonesia

Perkembangan Real Estate di Indonesia

Real Estate Komersial

Telah terjadi transformasi penting di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Jabodebek, Banten, Bali dan Bandung.

Di antara real estate untuk segmen tempat tinggal, komersial, ritel, hotel dan industri, gedung-gedung pencakar langit mendominasi kota-kota ini dalam bentuk gedung kantor dan apartement, terutama di kawasan bisnis

Dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 2017, terjadi peningkatan tingkat kekosongan ruang kantor, yakni mencapai 18.4% atau naik 2.7%.

Jakarta layak mendapat pembahasan tersendiri sebagai pasar real estate karena kebanyakan proyek real estate baru telah laku terjual sebelum konstruksinya selesai, menunjukkan betapa tingginya permintaan jika dibandingkan dengan pasokan.

Dari 2017 hingga 2019, menurut Colliers International, 31 gedung komersial baru akan beroperasi di Jakarta, di mana 11 dari 31 gedung tersebut berlokasi di daerah Sudirman.

&nbsp

Real Estate untuk Tempat Tinggal

Pada tahun 2017, real estate untuk tempat tinggal di Indonesia telah menunjukkan adanya pertumbuhan karena kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia untuk mengembangkan rumah susun bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Sebagai hasilnya, banyak investor dan pembeli real estate yang mendapat keuntungan dari sektor ini dan mengharapkan kinerja yang lebih baik lagi pada 2018.

Ini karena pada 2018, akan ada lebih banyak lagi proyek konstruksi infrastruktur pemerintah yang diselesaikan dan kegiatan operasionalnya akan segera dilakukan. Selain itu, perusahaan pemerintah dan sektor swasta telah bekerja bersama untuk menyediakan akses terhadap Kredit Pinjaman Rakyat (KPR) untuk pekerja tak resmi. Upaya gabungan ini diharapkan dapat membantu sektor real estate untuk mencetak rekor pertumbuhan baru pada 2018.

 

Pinjaman untuk Real Estate di Indonesia

Selain KPR, Bank Indonesia menawarkan tingkat suku bunga rendah pada tahun 2017 untuk inisiatif rumah sederhana.

Selain itu, Indonesia bereformasi dalam beberapa tahun terakhir ke properti dan rezim pajak real estate investment trust (REIT) diprediksi mendorong pertumbuhan investasi asing langsung secara signifikan pada 2018 dan beberapa tahun ke depan dengan pertumbuhan kuat di real estate.

Menurut International Media, investasi asing di real estate mencapai USD 2.8 miliar pada 2016. 

Gelombang investasi asing didukung oleh salah satu pengembang real estate komersial terbesar di Indonesia, yaitu menara senilai USD 1 miliar yang dikembangkan oleh China Communications Construction Company (CCCC).

Pada 2017, perusahaan-perusahaan internasional lainnya seperti Mitsubishi, Tokyu Land, Hongkong Land dan Sime Darby juga berinvestasi di pasar real estate Indonesia.

Lanjutkan Membaca

Panduan Lengkap Membuka dan Menjalankan Vila di Bali

Sektor-Sektor Terbaik untuk Berinvestasi di Semarang

Silakan isi form di bawah ini dan biarkan kami membantu Anda memasuki sektor real estate di Indonesia.