• en

Pertanian

Berkat tanah yang subur dan lanskap yang beragam, pertanian telah menjadi salah satu sektor potensial di Indonesia.

Indonesia adalah penghasil utama berbagai produk pertanian, yang berkontribusi terhadap pendapatan utama banyak rumah tangga, penghasilan ekspor negara dan yang terpenting, menjadi pilar ekonomi Indonesia – yang tumbuh sebesar 5.01 persen per tahun

Sorotan

  • Lima dasawarsa telah menjadi saksi meningkatnya area lahan yang ditujukan untuk pertanian di Indonesia.
  • PDB Indonesia dari industri pertanian telah meningkat menjadi IDR 84,578 miliar (USD 6.1 miliar) pada kwartal pertama tahun 2018.
  • Pertumbuhan PDB pertanian Indonesia diperkirakan sebesar 4 persen pada tahun 2019.
  • Indonesia telah mengeluarkan IDR 30.1 triliun (USD 2,175 miliar) untuk perkembangan pertanian pada tahun 2018.
  • Adanya sumber air besar yang menguntungkan sektor pertanian.
  • Indonesia mengimpor makanan dari luar tiap tahunnya, sejumlah IDR 53.5 triliun (USD 3,849 miliar).

Pertumbuhan dan Potensi

PDB Indonesia dari industri pertanian telah meningkat menjadi IDR 84,578 miliar (USD 6.1 miliar) pada kwartal pertama tahun 2018 dari IDR 43,801 miliar (USD 3.2 miliar) pada kwartal keempat tahun 2017.

Selain itu, PDB pertanian Indonesia secara rata-rata adalah IDR 68,147 miliar (USD 4.92 miliar) dari tahun 2010 hingga 2018, mencapai jumlah tertinggi sebesar IDR 88,068 miliar (USD 6.35 miliar) pada kwartal pertama tahun 2017. Statistik dari Statista.com juga memprediksi pertumbuhan PDB Indonesia untuk sektor pertanian akan meningkat sebesar kurang lebih 4 persen pada tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2018.

Walaupun pertumbuhannya signifikan, sektor ini belum mencapai potensi penuhnya. Oleh karena itu, di bawah pengawasan Presiden Joko Widodo, kemajuan telah terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini dengan mulai diterapkannya inisiatif-inisiatif ramah bisnis untuk membawa masuk investasi asing serta kontribusi domestik.

Investasi digunakan untuk meningkatkan penggunaan teknologi mekanis dan otomatis, memperluas area pertanian dan meningkatkan infrastruktur. Oleh karena itu, mesin, mekanisasi dan teknologi yang terkait dengan pertanian membuka kesempatan bisnis di Indonesia.

Hanya pada tahun 2018 Indonesia telah mengeluarkan IDR 30.1 triliun (USD 2,175 miliar) untuk mengembangkan pertanian. Perkembangan ini bertujuan menjembatani celah struktural untuk memenuhi kebutuhan makanan penduduk lokal dan ekspor ke negara lain. Setiap tahun Indonesia mengimpor makanan dari luar negeri dengan jumlah mencapai IDR 53.5 triliun (USD 3,849 miliar).

Fokus dari Sektor Pertanian di Indonesia

Produk-produk pertanian utama di Indonesia adalah minyak kelapa sawit, karet, kakao, kopi, teh, singkong, beras dan rempah-rempah tropis. Sektor ini mencakup perkebunan besar dan produk petani kecil, baik milik pemerintah maupun swasta. Fokus perkebunan besar mencakup produk dan komoditas untuk ekspor seperti minyak kelapa sawit dan karet, dan produk utama dari petani kecil adalah besar, kacang kedelai, jagung, buah dan sayuran.

Beras

Untuk mencukupi kebutuhan rakyat sendiri, pemerintah Indonesia telah menekankan pentingnya produk-produk pertanian tertentu. Misalnya, beras dan produk beras menjadi agenda utama karena merupakan makanan pokok sebagian besar populasi Indonesia. Selain itu, Indonesia memiliki kapita konsumsi beras tertinggi di dunia—dengan kebanyakan dari mereka masih bergantung pada impor.

Minyak kelapa sawit

Indonesia, bersama dengan negara tetangga Malaysia, mendominasi kultivasi minyak kelapa sawit. Bersama, keduanya mewakili sebesar 85-90 persen dari total produksi minyak kelapa sawit dunia, dan permintaannya masih terus meningkat—disebabkan permintaan dunia yang meningkat dan hasil produksi yang lebih tinggi. Hasil produksi minyak kelapa sawit Indonesia kebanyakan diekspor ke negara-negara seperti Tiongkok, Pakistan, Malaysia, India, dan Belanda. Namun, produksi minyak kelapa sawit yang tidak berkelanjutan menjadi isu banyak demonstrasi di Eropa.

Lanjutkan Membaca

Lisensi Bisnis Impor di Indonesia

Sektor-Sektor Terbaik untuk Berinvestasi di Semarang

Pada masa depan yang tidak lama lagi, Indonesia berpotensi menjadi pemasok makanan dunia. Beritahu kami rencana bisnis Anda, dan kami akan senang jika dapat membantu Anda.