• en

Kerajinan dan Furnitur

Seni ukir kayu telah dipraktekkan sejak zaman kuno. Saat ini, ukiran kayu di Indonesia dapat dengan mudah ditemukan dalam bentuk patung, kerajinan tangan dan furnitur.

Sebuah pasokan besar dari kayu dan tradisi ukiran kayu membuat Indonesia tempat terbaik untuk menemukan produk furnitur kreatif.

  • Ukiran kayu dan furniture memiliki tradisi yang kaya dan merupakan bagian dari budaya Indonesia.
  • Pada 2013, ekspor furnitur Indonesia mencapai diperkirakan US $ 1,7 miliar yang merupakan 1,5 persen dari ekspor global.
  • Berdasarkan bahan baku yang digunakan dalam produk diekspor, mebel kayu masih merupakan komoditas ekspor terbesar.
  • Sejak 1 Januari 2013, Sistem Verifikasi Legalitas Kayu telah meyakinkan pasar kayu internasional dari legalitas produk kayunya.
  • Pengusaha global IKEA dari Swedia memasuki pasar Indonesia pada tahun 2014.

Tradisi pertukangan kreatif adalah merupakan bagian dari tradisi di Indonesia.

Banyak orang, terutama di Jawa dan Bali, dikenal karena keterampilan ukiran kayu mereka. Java juga merupakan salah satu sumber utama kayu. Kerajinan dan furniture, bersama-sama dengan industri seperti tekstil dan pakaian, kulit dan makanan dan minuman, merupakan industri manufaktur padat karya. Mereka telah menjadi sumber utama upah kerja, terutama di daerah pedesaan. Sebagian besar perusahaan dalam industri ini usaha kecil dan menengah (UKM).

Berdasarkan data terakhir, sektor kerajinan tangan dan furnitur Indonesia terdiri lebih dari 3.500 perusahaan, namun jumlah UKM di sektor ini jauh lebih tinggi dan banyak dari mereka yang semakin dimiliki sebagian oleh investasi asing langsung. Dalam biaya rendah, sektor furnitur diproduksi massal, merek lokal mendominasi, termasuk Olympic Furniture, Ace Hardware, dan Informa. Pada tahun 2014 pintu masuk IKEA dari Swedia akan membuat dampak yang signifikan dan merupakan bukti bahwa sektor furnitur Indonesia memiliki potensi besar. IKEA akan membuka tiga toko di Indonesia dengan total investasi US $ 300 juta selama beberapa tahun ke depan. Toko pertama, senilai sekitar US $ 125 juta, dibuka di Alam Sutera di Tangerang, Banten. Lainnya dua toko akan dibuka pada bulan September di Gandaria City dan Pondok Indah di Jakarta dengan jumlah yang investasi yang tidak disebutkan.

Produksi mebel kayu terkonsentrasi di Pulau Jawa, di Jawa Tengah, terutama Jepara, Klaten, Sukoharjo, Kota Semarang, Solo dan Cirebon. Furniture Indonesia dihasilkan dari berbagai bahan baku, bukan hanya kayu, tetapi juga rotan, gergajian, plastik dan bahkan besi. Menurut Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia, furniture kayu menyumbang tiga perempat dari total ekspor furnitur Indonesia, diikuti oleh rotan (20%), logam, bambu, plastik dan lainnya (5%). Bersama dengan produk kayu lainnya, mebel kayu menyumbang 1,3% menjadi 1,5% dari GDP untuk periode 2004-2009. Setiap tahun, industri furnitur kayu Indonesia membutuhkan 4,5 juta m2 kayu. Spesies kayu utama untuk ukiran kayu jati, mahoni dan sonokeling.

Eksport dan Import furnitur dan kerajinan Indonesia

Dampak dari krisis ekonomi yang melanda Eropa dan pasar AS lesu juga telah berdampak pada pasar furnitur Indonesia karena kedua bidang ini sebelumnya merupakan tujuan ekspor utama untuk furnitur dan kerajinan Indonesia.

Menurut data Badan Pusat Statistik, ekspor kerajinan Indonesia mencapai US $ 669.160.000 pada tahun 2013. Untuk tujuan ekspor kerajinan Indonesia utama akuntansi untuk 45 persen (US $ 301.000.000) untuk Amerika Serikat, diikuti oleh Jepang (11,42%), Inggris (4, 34percent) dan Hong Kong (3,18%). Kemudian pada tahun 2013, ekspor mebel Indonesia diperkirakan mencapai US $ 1,7 miliar atau 1,5 persen ke ekspor global. Berdasarkan bahan baku yang digunakan dalam produk diekspor, mebel kayu masih yang terbesar di 59,5 persen, diikuti oleh logam (8,1 persen), rotan (7,8 persen), plastik (2,3 persen), bambu (0,5 persen), dan 21,3 persen lainnya.

Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) adalah sistem penelusuran yang disusun dalam multi-stakeholder untuk memastikan legalitas kayu yang diperdagangkan di Indonesia. SVLK dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan peraturan pemerintah yang berlaku terkait perdagangan. Semua kayu dari negara hutan milik atau hutan hak memegang verifikasi legalitas. Kewajiban ini adalah untuk menjamin asal sumber bahan baku. Demikian pula, dalam industri, kayu sebagai bahan baku dan produk akhir juga harus menjalani verifikasi legalitas.

Anda dapat lanjutkan membaca tentang …

Nilai Tukar Rupiah Mudah Menguap dan stabilitas ekonomi Indonesia di awal 2014

Menemukan Kesuksesan di Pameran Perdagangan di Indonesia

 

Jangan sungkan untuk menghubungi kami bila Anda membutuhkan penjelasan mengenai Kerajinan dan Furniture di Indonesia.

Isilah formulir di bawah ini dan kami akan membantu Anda.

Full name *

Email *

Phone Number *

Country *

Business Field


Thank you for your interest about our service. To be able provide you complete comprehensive respond on your inquiry, please provide us more details about your inquiry and phone number to make easy our future communication.

Message *