• en

Suplemen Makanan

Pada tahun 2010, pasar untuk vitamin anak-anak di Indonesia mencapai US $ 43.300.000. Pada tahun 2015, populasi usia 0 sampai 14 tahun diperkirakan 65.310.000 (34% dari penduduk Indonesia).

Sejumlah perusahaan telah memasuki pasar vitamin untuk anak-anak Indonesia, seperti GlaxoSmithKline, Tempo Scan Pacific, Merck, dan Bayer.

  • Pasar industri suplemen makanan di Indonesia tumbuh hingga 14 persen per tahun.
  • Di Indonesia, sekitar 200 perusahaan farmasi memproduksi suplemen makanan dan 30 penjual langsung yang menjual menggunakan sistem multi-level marketing (MLM).
  • Amerika adalah eksportir utama untuk pasar suplemen makanan di Indonesia, terhitung sekitar 70 persen.
  • Pada tahun 2013, Indonesia mengadopsi regulasi harmonisasi ASEAN untuk suplemen kesehatan obat tradisional (Tmhs).
  • Pasar vitamin untuk anak-anak di Indonesia mencapai US $ 43.300.000 pada tahun 2010

    Cek bagaimana mendaftarkan produk suplemen makanan secara baik

Menurut Badan Nasional Pengawasan Obat dan Makanan, besar pangsa pasar suplemen kesehatan adalah sekitar US $ 313.000.000 pada tahun 2008, 80% dari yang produk impor. Pada 2012, total penjualan untuk suplemen makanan kesehatan adalah US $ 1,6 miliar dan diharapkan akan tumbuh sebesar 15 persen. Rata-rata pertumbuhan tahunan di sektor ini adalah 14 persen.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita Indonesia untuk obat meningkat dari US $ 18 sampai US $ 125. Hal ini terkait dengan pertumbuhan yang besar dari kelas menengah dari hanya 37,7% pada tahun 2003 menjadi lebih dari 50% pada tahun 2020 bersama dengan daya beli yang berkembang. Perekonomian Indonesia tumbuh sebagai kekuatan lain yang mendukung bisnis suplemen makanan, dan seperti rendahnya kualitas kesehatan di Indonesia. Misalnya, Asosiasi Ahli Gizi Indonesia menyebutkan bahwa tinggi rata-rata remaja Indonesia saat ini 6,7 cm kurang dari semestinya.

Ketentuan lainnya, misalnya untuk meningkatkan dan komplikasinya terkaitnya juga memicu pasaran. Pada akhir Mei 2013, makanan dan obat lembaga di Indonesia (BPOM) mengumumkan bahwa Indonesia memutuskan untuk mengadopsi terminologi dalam regulasi harmonisasi ASEAN untuk suplemen kesehatan obat tradisional (Tmhs). Kerangka peraturan Tmhs mendefinisikan suplemen makanan yang sehat dan mengatur suplemen makanan sebagai sektor kesehatan. Indonesia memiliki pasar yang sangat besar dengan lebih dari 240 juta orang, bersama dengan tingginya tingkat pertumbuhan perdagangan di ASEAN. Dengan diterapkannya peraturan ini, Indonesia akan membuka jalan menuju pelaksanaan akhir peraturan damai ASEAN untuk kategori ini, yang diperkirakan akan mulai pada tahun 2015. Saat ini, suplemen makanan kesehatan termasuk masih termasuk dalam hukum makanan dan hukum obat-obatan, sehingga tidak jelas hukumnya. Sehingga diperlukan sebuah kategori yang terpisah untuk suplemen kesehatan sehingga akan memiliki hukum yang jelas.

Perusahaan farmasi suplemen makanan di Indonesia

Menurut Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI), sekitar 200 perusahaan farmasi memproduksi suplemen makanan. 30 penjual langsung menjual produk mereka dengan menggunakan sistem multi-level marketing (MLM), namun hanya 40 penjual yang tergabung dalam APSKI. Sulit untuk dapat bekerja sama dengan beberapa produsen Indonesia yang memproduksi suplemen makanan berkualitas. Efeknya lanjutnya adalah adanya keraguan dari beberapa negara akan kualitas suplemen makanan dari Indonesia. Melalui agen makanan dan obat di Indonesia, pemerintah akan lebih ketat dalam mengontrol dan memantau produksi.

Sebaliknya, suplemen makanan kesehatan AS memiliki reputasi baik di Indonesia. Mereka berkontribusi sekitar 70 persen untuk pangsa pasar di Indonesia. Ini berarti pasar untuk suplemen makanan kesehatan di Indonesia diperkirakan US $ 313 juta pada tahun 2008, impor produk AS telah berkontribusi sebesar US $ 180 juta. Menurut data Global Trade, prospek penjualan produk terbaik terletak pada produk diet dan estetika produk, barang-barang yang mempengaruhi penampilan fisik, termasuk didalamnya produk penurun berat badan; produk yang mencegah penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi, dan osteoporosis; produk yang meningkatkan kehidupan seks dan stamina; dan vitamin. Makanan pasar suplemen impor terkonsentrasi pada wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

Cekindo secara berkala membantu klien dengan pendaftaran suplemen makanan dan produk lainnya seperti kosmetik, makanan, peralatan medis, dll di Indonesia.

Kami dapat membantu Anda dalam proses registrasi suplemen makanan, termasuk sejumlah lisensi usaha yang Anda perlukan di Indonesia.

 

Jangan ragu untuk menghubungi kami bila Anda membutuhkan penjelasan mengenai industri suplemen makanan di Indonesia.

Isilah formulir di bawah ini dan kami akan membantu Anda.

Full name *

Email *

Phone Number *

Country *

Business Field


Thank you for your interest about our service. To be able provide you complete comprehensive respond on your inquiry, please provide us more details about your inquiry and phone number to make easy our future communication.

Message *