• en
  • id
  • zh-hans

Keselamatan dan Keamanan

Pasar perangkat sistem keamanan di Indonesia menyambut pertumbuhan yang menjanjikan.

Masyarakat sekarang sangat menyadari pentingnya perangkat sistem keamanan dan oleh karenanya, meningkatkan permintaan akan produk dan layanan keselamatan serta keamanan. Saat ini, terdapat lebih dari 100 perusahaan yang terlibat dalam bisnis keselamatan dan keamanan di Indonesia.

Pertumbuhan bisnis ritel, properti dan industri pariwisata serta kelas menengah di Indonesia menjadi faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya permintaan akan produk atau layanan keselamatan dan keamanan dengan teknologi canggih.

Selain itu, meningkatnya aktivitas kriminal telah mendorong berbagai bisnis untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melindungi diri sendiri dengan sistem keselamatan dan keamanan yang memadai.

Kejahatan yang Umum di Indonesia

Kejahatan-kejahatan paling umum di Indonesia adalah kejahatan properti, termasuk perampokan dan penjambretan, menyasar kebanyakan para ekspatriat. Pencopetan adalah kejahatan lainnya yang memakan korban lokal maupun pengunjung, dengan kebanyakan aksi terjadi di tengah-tengah keramaian, seperti angkutan umum, restoran atau bar.

Aktivitas-aktivitas kriminal ini biasanya terjadi di pusat kota besar, seperti Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya. Namun, tingkat kejahatan di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan di kota-kota besar lainnya di belahan barat. Pembegalan mobil dengan senjata, pencurian kendaraan dan perampokan rumah yang tidak memakan korban juga terjadi di Indonesia. Untungnya, para pelaku kejahatan di Indonesia biasanya tidak suka menggunakan kekerasan dan tidak melukai korban kecuali jika dilawan.

Kejahatan kartu kredit dan debit juga terus menjadi kekhawatiran di Indonesia. Jenis kejahatan ini melibatkan karyawan bisnis kecil, toko dan restoran yang tidak jujur yang berniat menggunakan kartu debit atau kredit tanpa izin, sehingga mereka dapat melakukan transaksi palsu. 

Kejahatan Siber

Seperti di setiap negara di dunia, kejahatan siber atau penipuan Internet di Indonesia juga mengalami peningkatan karena transformasi digital global untuk meningkatkan kapabilitas ekonomi negara.

Serangan kejahatan siber bukan hanya mempengaruhi perusahaan besar tetapi juga mengancam perusahaan kecil dan menengah di Indonesia. Kejahatan siber mengincar hampir semua sektor, termasuk sektor publik, manufaktur dan industri grosir.

Dengan lebih dari 80 juta pengguna aktif yang mengakses layanan online dari berbagai perangkat, jumlah pengguna internet di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Perkembangan positifnya memang mengagumkan, tetapi ada kekhawatiran akan keamanan dari ancaman digital yang terus berkembang.   

Tanpa adanya kontrol terhadap hardware yang digunakan oleh pengguna internet, arsitektur keamanan internet di Indonesia mudah disusupi berbagai macam intrusi digital, termasuk mata-mata, serangan siber, kejahatan siber dan bahkan perang siber.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia bersama dengan investasi lokal dan asing dari sektor swasta perlu menerapkan strategi keamanan siber nasional yang mantap.

Meski pembentukan standar diperlukan untuk melindungi keamanan siber, pemerintah dan sektor swasta perlu memastikan bahwa standar tersebut tidak akan memperlambat transfer data dan pada akhirnya menghambat kegiatan komersial.

Investasi di Sektor Keselamatan dan Keamanan di Indonesia

Teknologi keselamatan dan keamanan dikenal sebagai salah satu industri terpenting di Indonesia. Semakin pentingnya sektor ini dan komitmen pemerintah untuk memperbaiki area ini menjadikan pasar keselamatan dan keamanan salah satu pemenang pada masa depan, sehingga memberikan beragam kesempatan kepada investor lokal maupun asing.

Lanjutkan Membaca

Industri Fintech di Indonesia

SDM dan Rekrutmen: Mempekerjakan Pekerja Asing di Indonesia

Silakan isi form di bawah ini dan kami akan memberitahu Anda proses memasuki sektor keselamatan dan keamanan di Indonesia.