• en

23 Istilah Akunting, Pajak dan Pembukuan di Indonesia

23 Istilah Akunting, Pajak dan Pembukuan di Indonesia Review by tenissa.tjahjono on 27. 2. 2019 Company Registration in Indonesia, Market Research in Indonesia, Work Permit in Indonesia, Product Registration in Indonesia, Local Partner Selection in Indonesia, Trade Mission in Indonesia, Company Formation in Indonesia, Company Establishment in Indonesia, Company Set Up in Indonesia, Payroll Outsourcing in Indonesia, Tax Reporting in Indonesia, Medical Product Registration in Indonesia, Medical Device Registration in Indonesia, Cosmetic Registration in Indonesia, Food Supplement Registration in Indonesia.
Rated
Warning: rand() expects exactly 2 parameters, 1 given in /home/cekindob/public_html/cekindo.com/wp-content/themes/cekindo_2016/single.php on line 25

Entah Anda memiliki bisnis kecil, perusahaan besar atau pebisnis profesional di Indonesia, Anda wajib memahami istilah-istilah akunting, pajak dan pembukuan dasar di Indonesia.

Akunting, pajak dan pembukuan merupakan bagian penting bisnis apa pun, dan selalu menjadi ide bagus jika Anda memahami istilah-istilah dasarnya, baik Anda melakukan outsource layanan atau departemen keuangan Anda sendiri yang menangani akunting, pajak serta pembukuan perusahaan.

1. Accounts Payable
Akun yang digunakan untuk mencatat semua penjualan, dan jumlah penjualan yang diutangkan kepada bisnis.

2. Accounts Receivable
Akun yang digunakan untuk mencatat semua sisa pembayaran yang diutangkan oleh bisnis kepada pemasok, konsultan, kontraktor dan peruahaan atau pribadi lain.

3. Penghasilan Kotor Tahunan
Ini adalah total penghasilan kotor yang dihasilkan selama 12 bulan sebelum dipotong pajak. Total penghasilan termasuk bonus, gaji, komisi, tips dan penghasilan dari pekerjaan paruh waktu, dll.

4. Laporan Pajak Tahunan
Laporan yang diisi oleh suatu badan dengan otoritas pajak di Indonesia dengan informasi yang digunakan untuk menghitung besaran pajak, seperti pajak penghasilan.

Pada 2019, batas waktu pelaporan pajak penghasilan tahunan pribadi dan badan adalah 31 Maret dan 30 April.

5. Neraca
Laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada jangka waktu tertentu dengan menjabarkan ekuitas, aset serta utang perusahaan.

6. Arus Kas
Proses seberapa banyak uang masuk dan keluar dalam sebuah bisnis.

7. Pajak Penghasilan Badan 
Badan hukum atau pendirian permanen di Indonesia dikenakan pajak. Besaran pajak sebanyak 25% berlaku untuk pajak penghasilan badan di Indonesia.

Perusahaan umum dengan setidaknya 40 persen saham diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dikenakan pajak 20%; perusahaan kecil dengan penghasilan tahunan kurang dari IDR 50 miliar dan IDR 4,8 miliar masing-masing dikenakan pajak 12.5% dan 1%.

Pelajari lebih banyak di artikel lain kami tentang Pajak Penghasilan Pribadi dan Badan di Indonesia

8. Perjanjian Perpajakan Ganda
Perjanjian untuk menghindari perpajakan ganda di negara-negara terkait.

Indonesia telah menandatangani beberapa perjanjian yang mengizinkan perusahaan asing menunjukkan Surat Domisili untuk menerima pengurangan tarif pajak.

9. Tahun Fiskal
Tahun fiskal di Indonesia adalah dari 1 Januari hingga 31 Desember.

Unduh Kalender Kepatuhan Pajak 2019 dan jangan sampai Anda telat membayar pajak di Indonesia.

Indonesian 2019 Compliance Calendar

10. Jurnal Umum
Catatan bisnis utama dengan pembukuan double-entry yang merangkum semua transaksi dalam suatu perusahaan.

11. Laba Kotor 
Penjualan bersih dikurang biaya barang atau jasa yang terjual.

12. Laporan Laba Rugi 
Salah satu laporan keuangan paling penting untuk melaporan kinerja bisnis seperti profitabilitas bisnis selama periode tertentu.

13. Pajak Penghasilan Pribadi
Pajak yang dikenakan kepada orang pribadi (wajib pajak) berdasarkan penghasilan mereka.

Di Indonesia, tarif pajak progresif berlaku terhadap wajib pajak lokal maupun asing berdasarkan jumlah penghasilan mereka:

  • Tidak lebih dari IDR 50 juta: 5%
  • IDR 50 – 250 juta: 15%
  • IDR 250 – 500 juta: 25%
  • Lebih dari IDR 500 juta: 30%

14. Bersih dari Pajak 
Juga dikenal sebagai setelah pajak, jumlah ini didapat setelah semua pajak dipotong dari jumlah awal.

15. Pengurangan Pajak 
Pengeluaran yang dapat dikurangi dari penghasilan kotor. Pengurangan pajak dapat mengurangi besar pajak yang harus dibayar.

16. Pembebasan Pajak 
Jumlah yang dikurangi dari penghasilan kena pajak. Semakin banyak pembebasan pajak berarti kewajiban membayar pajak semakin sedikit.

17. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Nomor yang diberikan kepada setiap wajib pajak untuk memenuhi kewajiban pajak.

18. Utang Pajak
Total jumlah pajak terutang dari badan atau pribadi kepada kantor pajak di Indonesia atau jumlah pajak yang harus dibayarkan wajib pajak.

19. Tax Resident
Individu yang tinggal dan bekerja di Indonesia selama lebih dari 183 hari dalam 12 bulan dianggap sebagai tax resident yang harus membayar pajak sesuai hukum yang berlaku.

Apakah Anda orang Australia yang tinggal di Indonesia? Baca Kewajiban Pajak untuk Ekspat Australia yang Tinggal di Bali

20. Surat Pelaporan Tahunan (SPT)
Diisi lalu diserahkan kepada petugas pajak, sehingga wajib pajak dapat menghitung utang pajak, meminta pengembalian uang pajak dan menjadwalkan pembayaran pajak.

Lanjut membaca: 21 Fakta Laporan Pajak Tahunan di Indonesia

21. Tinjauan Pajak
Proses yang dilakukan konsultan pajak untuk memastikan pelaporan pajak sesuai hukum pajak di Indonesia.

22. Pajak Pertambahan Nilai (PPn)
Pajak tak langsung yang dikenakan untuk penjualan kebanyakan barang dan jasa. Di Indonesia, tarifnya rata yaitu 10%.

23. Pemotongan Pajak
Jumlah yang dipotong perusahaan atas penghasilan yang dihasilkan karyawan dan dibayarkan langsung kepada pemerintah. Pajak ini juga berlaku terhadap pembayaran jenis lain selain gaji.

Tarif pemotongan pajak bervariasi tergantung jenis dan penerima.

  • 20% berlaku terhadap pembayaran penghasilan kepada bukan penduduk seperti bunga, dividen, hadiah, imbalan dan royalti
  • 15% berlaku terhadap pembayaran penghasilan kepada penduduk (wajib pajak di Indonesia) seperti bunga, dividen, hadiah, imbalan dan royalti
  • 2% berlaku terhadap penyewaan (tidak termasuk gedung dan tanah) dan remunerasi untuk layanan terhadap penduduk

Jika ragu, hubungi penasihat akunting, pajak dan pembukuan Anda di Indonesia — Cekindo. Kami bukan hanya menawarkan layanan outsourcing tetapi juga konsultasi tatap muka di Jakarta, Semarang dan Bali.