Bagaimana Mendirikan Perusahaan Patungan di Indonesia?

Alasan individu atau bisnis mendirikan perusahaan patungan di Indonesia ada banyak. Artikel ini menjadi panduan pendiriannya.

Alasan bagi individu atau bisnis untuk mendirikan perusahaan patungan di Indonesia, atau yang juga dikenal sebagai joint venture, ada banyak.

Namun, pada kebanyakan waktu, alasannya berujung pada faktor strategis bisnis untuk mencapai tujuan bisnis; kepatuhan akan persyaratan dan regulasi; pengembangan produk baru; ekspansi ke pasar baru terutama di negara asing yang baru.

Perusahaan patungan di Indonesia melibatkan dua atau lebih bisnis yang menggabungkan keahlian dan sumber daya untuk meraih tujuan tertentu atau mengejar proyek spesifik. Ini adalah perusahaan komersial yag bukan hanya menggabungkan berbagai sumber daya tetapi juga berbagi ganjaran dan risiko.

Keuntungan mendirikan perusahaan patungan di Indonesia termasuk kapasitas lebih besar, sumber daya lebih banyak, keahlian lebih serta akses terhadap pasar dan saluran distribusi yang telah terbentuk.

Namun, memasuki perusahaan patungan adalah keputusan besar yang melibatkan banyak pertimbangan. Cekindo memberikan panduan bagaimana Anda dapat mendirikan perusahaan patungan di Indonesia sehingga Anda dapat menilai sendiri apakah Anda telah siap.

Pertimbangan sebelum Mendirikan Perusahaan Patungan di Indonesia

Di Indonesia, lebih mudah mendirikan perusahaan patungan baru daripada membeli saham dari perusahaan yang sudah berdiri.

Hal-hal lain yang patut menjadi pertimbangan sebelum melakukan pendirian joint venture adalah:

1. Tentukan Sektor Usaha

Pertama-tama, sangat penting untuk menentukan sektor usaha yang akan Anda jalani. Ini karena tidak semua sektor usaha di Indonesia terbuka untuk kepemilikan asing.

Oleh karena itu, Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu, serta juga kegiatan bisnis apa saja yang boleh dioperasikan perusahaan patungan.

2. Daftar Negatif Investasi dan Kepemilikan Asing

Periksa persentase maksimum kepemilikan asing di dalam Daftar Negatif Investasi (DNI). Daftarnya dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi pastikan Anda memiliki edisi terbaru.

3. Tentukan Lokasi

Begitu Anda telah menentukan sektor usaha dan kepemilikan asing perusahaan, Anda perlu tahu di mana perusahaan akan beroperasi.

Ini karena sektor usaha tertentu tidak mengizinkan perusahaan patungan beroperasi di kawasan Indonesia tertentu, atau sektor usaha tertentu hanya mengizinkan perusahaan patungan beroperasi di kawasan Indonesia tertentu.

4. Perpajakan

Hal-hal penting terkait perpajakan untuk perusahaan patungan adalah pajak penghasilan kena pajak serta pemotongannya.

Dalam kebanyakan kasus, pemegang saham asing bertanggung jawab memotong pajak akhir sebesar 20% atas dividen dari perusahaan patungan Indonesia.

Begitu perusahaan terbentuk, Anda selalu disarankan melakukan outsource perpajakan ke ahlinya untuk memastikan kepatuhan dan kelancaran operasional di Indonesia.

Bagaimana Cekindo dapat Membantu Semuanya

Bagi Anda yang ingin mendirikan perusahaan patungan (Joint Venture), Cekindo sebagai perusahaan konsultasi ternama dapat membantu.

Kami juga menawarkan layanan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda di Indonesia, termasuk layanan aplikasi izin usaha dan outsourcing proses bisnis.

Hubungi spesialis inkorporasi kami melalui form berikut. 

Kontak Konsultan Kami

Post Verificator

Diverifikasi oleh:​

Pandu Biasramadhan

Pandu adalah Manajer Consulting di Cekindo's. Dia memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan instansi pemerintah, khususnya, di bidang market-entry untuk perusahaan di Indonesia dan mengelola jaringan kemitraan regional di Asia Tenggara. Di Cekindo, Pandu bercita-cita untuk memimpin tim konsultan untuk menyediakan layanan market-entry berkualitas tinggi dan mempertahankan portofolio klien global. Ia memiliki spesialisasi sebagai penasihat market-entry dan business process outsourcing.