• en

Industri Alat Berat

Industri alat berat di dalam negeri telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini sejalan dengan pertumbuhan yang cepat dari sektor industri yang menggunakan alat berat, khususnya pertambangan, agribisnis, konstruksi dan sektor kehutanan.

  • Pada 2012, penjualan nasional alat berat mencapai 21.000 unit dan diperkirakan akan meningkat 27.841 unit pada 2013.
  • Jumlah produk impor sekitar 45% dari pasar alat berat di Indonesia.
  • Pembeli terbesar alat berat sektor pertambangan, menyumbang 60 persen dari total penjualan.
  • Sejumlah produsen atas alat berat dunia telah dibangun pabrik di Indonesia, termasuk dari Jepang, Korea Selatan dan China.
  • Nilai pasar peralatan konstruksi di Indonesia diperkirakan mencapai US $ 6,84 miliar pada 2017.

 

Permintaan alat berat tetap kuat karena didorong oleh permintaan global untuk komoditas. Di sektor pertambangan, peningkatan permintaan alat berat terutama berasal dari komoditas pertambangan seperti batubara dan logam yang meliputi nikel, timah, besi atau emas. Permintaan alat berat telah meningkat di sektor agribisnis juga, terutama pada perkebunan kelapa sawit. Crude Palm Oil (CPO) tumbuh dalam permintaan di pasar domestik dan internasional. Indonesia dan Malaysia yang jauh produsen terbesar di dunia minyak sawit, bersama-sama menyumbang 85,7% dari produksi global. Peningkatan pesat dalam permintaan minyak sawit mentah (CPO) telah mendorong perusahaan untuk memperluas dan membuka perkebunan baru.

Sektor Konstruksi sebagai prioritas tertinggi di Indonesia

Sektor konstruksi adalah salah satu prioritas tertinggi bagi pemerintah Indonesia. Ini telah direncanakan proyek skala besar infrastruktur di lima sektor prioritas: transportasi, jaringan pipa gas, listrik, sumber air bersih, dan telekomunikasi. Proyek-proyek ini dirancang untuk menarik investasi asing dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan. Di sektor kehutanan, produsen pulp didesak untuk mengurangi eksploitasi hutan alam dan fokus kegiatan di hutan industri. Ekspansi perkebunan akasia juga telah mendorong peningkatan penjualan peralatan kehutanan. Pada 2012, penjualan nasional untuk alat berat mencapai 21.000 unit. Capricorn Indonesia Consult memperkirakan penjualan akan meningkat menjadi 27.841 unit pada tahun 2013.

Melihat prospek, pelaku usaha telah mempersiapkan strategi untuk mengambil keuntungan. Keuntungan berasal dari setiap kesempatan untuk ekspansi dengan memperluas jenis produk mereka. Dengan membuka cabang baru, meluncurkan inovasi dan meningkatkan layanan purna jual. Menurut Asosiasi Indonesia dari Perusahaan Alat Berat, produk impor account untuk 45% dari pasar alat berat dan produk lokal memegang saham mayoritas 55%.

Sejumlah produsen atas alat berat di dunia ini telah membangun pabrik di Indonesia, seperti dari Jepang, Korea Selatan dan China, termasuk SUMITOMO, DOOSAN, dan Sany. Beberapa investor Jepang juga berencana merelokasi operasi manufaktur mereka ke Indonesia. Meningkatnya permintaan alat berat di dalam negeri menarik produsen alat berat seperti Sany Heavy Industry Co dari China Ltd, yang akan berinvestasi US $ 200 juta untuk meningkatkan kapasitas produksinya. The Sany Group berencana untuk membuat Indonesia pusat produksi alat berat untuk memenuhi permintaan pasar di ASEAN, Jepang dan Australia.

Dunia Market Intelligence memperkirakan bahwa nilai pasar peralatan konstruksi Indonesia akan mencapai US$6.84 milliar pada 2017, naik dari sekitar US $ 4,2 miliar pada 2012. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan sektor konstruksi di Indonesia, yang biasanya meningkat 7-8 persen per tahun.

Anda dapat terus membaca tentang…

Langkah pertama dan karakteristik melakukan bisnis di Indonesia

Perusahaan Ceko, InaGreen Tech fair di Jakarta, Indonesia

 

Jangan sungkan untuk menghubungi kami bila Anda membutuhkan penjelasan mengenai industri alat berat di Indonesia.

Isilah formulir di bawah ini dan kami akan membantu Anda.

Full name *

Email *

Phone Number *

Country *

Business Field


Thank you for your interest about our service. To be able provide you complete comprehensive respond on your inquiry, please provide us more details about your inquiry and phone number to make easy our future communication.

Message *