• en

Pentingnya Due Diligence di Indonesia

Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD) merupakan elemen penting dari manajemen risiko pelanggan bagi perusahaan, terutama institusi keuangan di Indonesia. Ini dapat dilihat dari semakin banyaknya permintaan investigasi melalui due diligence.

CDD dan EDD juga dikenal sebagai pemeriksaan latar belakang atau laporan latar belakang untuk perorangan atau perusahaan. CDD dan EDD memudahkan perusahaan untuk secara cepat dan nyaman memperoleh informasi yang diperlukan, dan untuk secara efektif menentukan risiko yang ditimbukan oleh pelanggan atau suatu badan terhadap bisnis Anda.

Dalam artikel ini Cekindo akan membandingkan perbedaan antara Customer Due Diligence dan Enhanced Due Diligence.

Customer Due Diligence (CDD)

CDD adalah proses mengumpulkan profil dan informasi pelanggan yang relevan. Lalu, data akan dievaluasi untuk mencari tahu apakah ada risiko potensial pendanaan teroris atau pencucian uang.

Begitu CDD selesai dan tingkat risiko ditentukan, perusahaan diberikan tingkat risiko pelanggan tersebut. Tingkat risiko biasanya membantu perusahaan memutuskan tindak lanjut yang akan mereka ambil dengan pemeriksaan yang tepat dan solusi yang sesuai.

CDD Wajib oleh Institusi Keuangan di Indonesia

Sesuai Peraturan No. 14/27/PBI/2012 yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sehubungan dengan Implementasi Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme bagi Bank, semua bank diwajibkan melakukan Customer Due Diligence. Peraturan ini berlaku efektif mulai 28 Desember 2012.

Prosedur CDD besar yang harus dilakukan bank termasuk:

  • Meminta informasi dari pelanggan atau badan
  • Mengidentifikasi pemilik penerima dari akun dan mengeksekusi CDD untuk pemilik penerima
  • Memverifikasi dokumen yang diserahkan pelanggan
  • Melakukan pengkinian data dan observasi data yang didapat dari pelanggan secara konstan

 

CDD adalah due diligence paling dasar yang dilakukan terhadap kebanyakan pelanggan, baik pelanggan yang langsung datang maupun prospektif. Selain itu, CDD diwajibkan saat ada transaksi keuangan mencurigakan atau informasi meragukan yang disampaikan pelanggan.

Sesuai Peraturan no. 14/27/PBI/2012, due diligence yang selangkah lebih jauh dari CDD harus dilakukan oleh bank jika pelanggan dianggap berisiko tinggi.

Due diligence mendetail dinamakan Enhanced Due Diligence yang akan kami bahas di bagian selanjutnya.

Enhanced Due Diligence (EDD)

Enhanced Due Diligence adalah proses di mana pelanggan telah dinilai dan ditentukan memiliki risiko tinggi terhadap perusahaan.

Seringkali proses utama EDD adalah memperoleh persetujuan dari manajemen senior sebelum menjalin hubungan dengan pelanggan. Perusahaan juga sebaiknya melakukan tindakan yang diperlukan dalam rangka mengevaluasi sumber kekayaan dan dana.

Berikut adalah beberapa contoh pelanggan atau transaksi berisiko tinggi yang menjadikan EDD sebagai proses wajib:

  • Orang yang terekspos secara politis (PEP) atau diklasifikasi “berisiko tinggi”
  • Teroris
  • Transaksi dengan pihak lain yang berisiko tinggi, seperti negara berisiko tinggi
  • Rekening yang dibuka secara virtual bukan melalui tatap muka
  • Transaksi yang menyimpang dari profil transaksi pelanggan
  • Pelanggan di lokasi negara atau kawasan berisiko tinggi
  • Rekening koresponden
  • Pelanggan terkait dengan PEP

EDD Wajib di Indonesia

Jika pelanggan atau transaksi memenuhi salah satu kriteria di atas, institusi keuangan harus melakukan analisis terhadap pelanggan, tujuan transaksi, sumber dana dan seluruh hubungan bisnis antar semua pihak yang terlibat dalam transaksi. Observasi mendalam terhadap pelanggan berisiko tinggi juga mungkin harus diterapkan.

Kasus-kasus tertentu yang berhubungan dengan menghadapi PEP, institusi keuangan atau bank sebaiknya menugaskan manajer hubungan senior yang memiliki wewenang untuk menolak transaksi atau mengakhiri hubungan dengan pelanggan.

Lindungi Bisnis Anda Sekarang

Cekindo dapat membantu Anda melindungi reputasi perusahaan dan mencegah kerusakan dan kejahatan finansial dengan layanan due diligence atau pemeriksaan latar belakang. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran gratis.

Share this article: