Investasi Jangka Pendek: Pengertian, Tujuan, dan Tips Memulainya

Demi memperoleh keuntungan cepat dan mendapat pengalaman, investasi jangka pendek adalah pengelolaan uang yang tepat dipilih.

Investasi jangka pendek adalah pilihan yang tepat bagi investor pemula. Selain karena akan mendatangkan keuntungan yang lebih cepat, instrumen-instrumen pada jenis investasi ini sangat baik untuk mendapatkan pengalaman.

Apa itu Investasi Jangka Pendek?

Seperti namanya, jenis investasi ini merupakan skema pengelolaan uang yang dapat dicairkan dalam waktu relatif cepat. Ukuran waktu investasi jangka pendek umumnya adalah 1 tahun hingga 3 tahun, meskipun juga ada instrumen yang memungkinkan investasi dalam waktu beberapa bulan saja.

Tujuan Mengambil Investasi Jangka Pendek

Memilih investasi jangka pendek sebagai langkah peningkatan kekuatan finansial bukan tanpa tujuan. Terdapat berbagai keuntungan yang hanya ditawarkan oleh instrumen pengelolaan uang jangka pendek. Instrumen pengelolaan uang jangka pendek akan sangat tepat Anda pilih, terutama berdasarkan beberapa hal berikut:

  • Mencari pengalaman dalam berinvestasi,
  • Menggunakan modal tidak terlalu besar dan dapat ditambah setiap waktu,
  • Mencari keuntungan berulang setiap periode singkat tertentu,
  • Mengembangkan dana dalam waktu relatif cepat,
  • Sebagai sarana penyimpanan dana menguntungkan untuk kebutuhan dalam waktu dekat
  • Ingin menghindari risiko besar atau mencari instrumen yang mengamankan modal.

Instrumen Investasi Jangka Pendek untuk Pemula

Karena dapat cair dalam waktu yang relatif singkat, maka modal yang dikelola dalam investasi jangka pendek umumnya berada pada objek yang mudah diperdagangkan. Risiko yang ada pada investasi jangka pendek juga cenderung relatif lebih rendah. Namun, perlu Anda pahami bahwa risiko rendah ini sebanding dengan potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan. Berikut ini adalah beberapa instrumen jangka pendek yang dapat Anda pilih.

1. Deposito

Deposito merupakan sarana penyimpanan dana sekaligus instrumen investasi jangka pendek yang cocok untuk investor pemula. Selain tidak membutuhkan perawatan aktif dari investor, deposito juga memiliki periode investasi yang cukup singkat. Anda dapat menginvestasikan dana mulai dari 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Deposito bisa menjadi pilihan yang tepat ketika pemerintah memberlakukan kebijakan suku bunga yang tinggi. Meskipun begitu, jumlah bunga yang akan Anda terima pada periode tertentu akan bergantung pada kesepakatan dari regulasi bank terkait.

2. Reksa Dana

Reksa dana adalah instrumen yang populer digunakan oleh para investor yang tidak ingin menghadapi risiko besar dan gerakan yang aktif. Investasi ini jadi instrumen yang cukup aman dan mudah. Hal ini terjadi berkat peran Manajer Investasi untuk mewakili investor dalam melakukan tindakan tertentu.

Dengan kata lain, dana yang Anda gunakan sebagai modal akan dikelola oleh Manajer Investasi sebagai pihak yang paham dan memiliki kemampuan terkait investasi reksa dana.

Meskipun begitu, reksa dana kadang dianggap kurang baik untuk mencari pengalaman, karena Anda tidak berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan investasi. Maka berpotensi untuk menghadirkan kesulitan bagi Anda dalam memahami situasi pasar ketika ingin memilih instrumen investasi yang lebih kompleks.

3. Obligasi

Obligasi adalah surat berharga yang menyatakan utang oleh negara atau perusahaan kepada masyarakat atau investornya. Dengan arti lain, Anda sebagai investor beraktivitas untuk membeli surat utang obligasi dan akan menjualnya kembali ke negara atau perusahaan yang mengeluarkan surat tersebut. Harga jual kembali tentunya akan lebih tinggi, sehingga pasti menguntungkan digunakan untuk objek investasi.

Dalam kasus obligasi negara, objek ini cukup menguntungkan dijadikan sebagai investasi. Pasalnya, negara akan menjamin persentase tertentu dari obligasi tersebut. Dengan kata lain, Anda sudah bisa menggambarkan berapa keuntungan minimal yang akan diperoleh.

4. Alternatif Pendanaan Peer-to-Peer Lending

Selain beberapa instrumen investasi di atas, ada juga alternatif investasi berupa pendanaan peer-to-peer lending. Pengelolaan uang ini akan memposisikan Anda sebagai pemilik modal yang membantu para pelaku bisnis untuk mengembangkan usaha. Nantinya, Anda akan mendapatkan imbal untung dengan jumlah tertentu.

Agar aman dan menguntungkan, pastikan untuk memilih platform yang telah terawasi oleh OJK dan bekerja sama dengan pihak-pihak yang kredibel. Selain itu, pilih platform yang melakukan pinjaman produktif alias meminjamkan dana kepada pelaku usaha untuk berbisnis, bukan kepada pihak yang ingin membeli produk konsumtif seperti smartphone atau kendaraan.

5. Saham

Instrumen dengan risiko paling besar ketimbang beberapa instrumen pengelolaan uang di atas adalah saham. Meskipun begitu, potensi keuntungan yang dihasilkan dari instrumen ini cenderung lebih besar. Oleh karena itu, saham menjadi instrumen populer yang paling diminati pengelola dana.

Selain berpotensi mendatangkan keuntungan yang lebih besar, saham juga baik untuk mencari pengalaman dalam berinvestasi. Hal itu dikarenakan Anda wajib untuk memperhatikan beberapa aspek sebelum investasi saham, seperti menghitung fundamental saham dan beberapa faktor eksternal yang dapat mempengaruhi keuntungan.

Tips Aman dan Menguntungkan dalam Berinvestasi Jangka Pendek

Setiap instrumen investasi memiliki langkah dan prinsip yang berbeda. Meskipun begitu, terdapat beberapa tips umum yang dapat diterapkan dalam memulai pengelolaan uang jangka pendek, yaitu sebagai berikut:

  • Menentukan tujuan investasi, sehingga lebih mudah memilih instrumen yang sesuai tenggat waktunya.
  • Menentukan instrumen sesuai profil risiko, sehingga dapat memilih prioritas keamanan modal atau potensi keuntungan yang besar.
  • Disiplin mengelola uang gaji, sehingga dapat rutin melakukan investasi atau menambah modal dalam instrumen.
  • Lakukan diversifikasi atau pengembangan, sehingga modal akan lebih aman jika ada satu instrumen yang mengalami kerugian.

Selain langkah-langkah aman investasi di atas, pastikan untuk mencapai dana darurat terlebih dahulu sebelum mengumpulkan dana investasi. Dana darurat adalah capaian paling utama yang harus Anda lakukan.

Contact Our Consultants

Post Verificator

Verified by:​

Pandu Biasramadhan

Pandu is the Consulting Manager at Cekindo. He has extensive experience in working with government agencies. Notably, he has provided market-entry solutions for enterprises in Indonesia and managed regional partnership channels in Southeast Asia. At Cekindo, Pandu aspires to lead the consulting team to provide top-quality market-entry services and maintain a portfolio of global clientele. His specialty is market-entry advisory and business process outsourcing.