• English
pasokan air indonesia

Pasokan Air dan Sanitasi yang Kurang Optimal di Indonesia: Peluang Bisnis

Meski mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, Indonesia kekurangan pasokan air bersih dan sanitasi berkualitas, tidak memiliki manajemen limbah yang efektif dan kekurangan akses terhadap air. Hasilnya, isu-isu ini menjadi tantangan yang semakin berat di Indonesia, terutama karena aktivitas bisnis dan konsumsi rumah tangga yang terus meningkat dan menyebabkan pelonjakan penggunaan plastik untuk pengepakan, limbah industri dan sampah makanan.

Sudah bertahun-tahun lamanya Indonesia didesak untuk menangani isu-isu ini dengan menerapkan regulasi pengolahan air limbah dengan proses perizinan yang penting serta pembangunan fasilitas. Tahun 2025 diprediksi akan memiliki 67.5% populasi yang menetap di kota, menjadikan isu pasokan air dan sanitasi semakin kritikal.

Tingginya permintaan akan pasokan air bersih membuka peluang besar bagi pengusaha asing yang dapat menyediakan layanan air dan sanitasi yang mudah didapatkan serta pengolahan air.

Artikel ini membahas tren pengelolaan limbah di Indonesia saat ini serta bagaimana investor dapat mengecap manisnya berbisnis di sektor potensial ini.

Pasokan Air dan Pengelolaan Air di Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan populasi terpadat keempat di dunia dengan lebih dari 260 juta penduduk dengan kelas menengah yang terus berkembang. Namun, lebih dari 27 juta penduduk Indonesia masih kekurangan air bersih. Selain itu, kurang lebih 51 juta penduduk Indonesia tak memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak.

Lebih lanjut, produksi sampah padat telah meningkat dari 0,8kg per kapita menjadi 2,1kg per kapita dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Dan, kurangnya fasilitas pengolahan air limbah serta sedikitnya regulasi juga akan merusak perkembangan hotel dan perkottan, yang merupakan kontributor penting terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sementara bagi keluarga kelas bawah yang jumlahnya jutaan di Indonesia, fasilitas air seperti sumur, jaringan air baru dan toilet bagus masih tidak dapat dijangkau karena tak adanya bantuan keuangan. Oleh karenanya, sektor keuangan mikro bertumbuh di Indonesia untuk melayani rumah tangga kelas bawah ini untuk memperoleh akses air bersih dan fasilitas sanitasi dasar.

Regulasi dan Upaya Pemerintah

Semua sektor swasta, komunitas dan pemerintah berperan penting meningkatkan akses air bersih dan sanitasi di Indonesia. Pemerintah Indonesia mencari cara meningkatkan akses terhadap air dan memperbaiki layanan pasokan air dan sanitasi. Tujuannya adalah menurunkan jumlah orang yang tak memiliki akses terhadap pasokan air bersih dan sanitasi hingga lebih dari 50%.

Izin IPAL

IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) merupakan teknologi pengolahan air limbah yang digunakan untuk membasmi polutan tak terdegradasi, baik kimia maupun biologis, di air sehingga air dapat didaur ulang untuk kegunaan lain.

Menurut hukum Indonesia, semua hotel, vila dan restoran diwajibkan memperoleh izin IPAL untuk kepatuhan IPAL. Ini menjadi upaya penting yang diimplementasikan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan pasokan air bersih untuk seluruh warga negara Indonesia.

AMDAL

AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) merupakan sistem penilaian dampak lingkungan di Indonesia. Ini juga merupakan salah satu upaya penting pemerintah untuk mempelajari dampak kegiatan bisnis terhadap lingkungan.

Berdasarkan regulasi lingkungan Indonesia, sektor yang ada di dalam daftar wajib AMDAL harus memperoleh izin lingkungan. Sektor-sektor yang dimaksud termasuk:

  • Industri pulp dan kertas dan kapatasitas atau lebih dari 300.000 ton pulp/tahun
  • Industri semen
  • Industri galangan kapal dengan sistem graving dock
  • Industri estat
  • Industri smelter timah hitam
  • Industri petrokimia hulu
  • Industri propelan, amunisi dan bahan peledak

Baca juga: Peningkatan Audit Air Limbah untuk Hotel, Vila dan Restoran di Indonesia

Peluang Bisnis di Indonesia

Mengingat banyaknya sampah yang dihasilkan serta terbatasnya akses terhadap pasokan air dan sanitasi di Indonesia, peluang bisnis terhadap investor terbuka lebar. Peluang bisnis yang dimaksud adalah, namun tidak terbatas terhadap:

  • Pengelolaan sampah dan layanan serta fasilitas daur ulang
  • Teknologi canggih untuk pengurangan sampah dan pengelolaan air limbah
  • Industri kompos
  • Edukasi terkait lingkungan dan keberlangsungan
  • Layanan sosial
  • Keuangan mikro untuk rumah tangga kelas bawah
  • Layanan transportasi untuk sampah
  • Fasilitas insinerasi dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)
  • Industri kesehatan dan medis

Cekindo adalah perusahaan konsultan bisnis ternama di Indonesia yang membantu klien dari berbagai belahan dunia. Hubungi kami untuk informasi lebih jauh tentang izin lingkungan serta peluang bisnis di Indonesia, dan kami akan memberikan Anda penawaran gratis.

Hubungi Konsultan Kami