Apakah WNA Bisa Membuka Rekening di Indonesia?

Apakah WNA Bisa Membuka Rekening di Indonesia? Baca dan temukan jawaban kebutuhan perbankan demi pengembangan bisnis di Indonesia

WNA yang menetap di Indonesia untuk bekerja dan berbisnis perlu memikirkan untuk membuka rekening baru dengan bank lokal. Namun, pertanyaan mengenai apakah WNA bisa membuka rekening di Indonesia kerap hadir sebagai salah satu penentu keputusan.

Dalam menjawab pertanyaan tentang apakah WNA bisa membuka rekening di Indonesia, mari memahami cara dan syarat yang diperlukan. Selain sebagai panduan, hal tersebut juga menjadi informasi yang baik. Pasalnya beberapa tahun silam, WNA masih mendapatkan kesulitan untuk bisa membuka rekening di Indonesia.

Apakah WNA Bisa Membuka Rekening di Indonesia?

Terkait pembukaan rekening di Indonesia, kini para pelaku bisnis di Indonesia dapat bernapas lega. Pasalnya, pada 15 September 2015, Ototritas Jasa Keungan (OJK) mengeluarkan surat edaran mengenai beberapa kelonggaran dalam persyaratan dalam membuka rekening untuk WNI. Tujuan dari kelonggaran peraturan tersebut berguna untuk lebih menarik perhatian warga negara asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. Selain itu, Hal ini juga menjadi inisiasi dalam menstabilkan nilai rupiah dan mengurangi volatilitas mata uang lokal terhadap dolar.

Surat edaran OJK (S-246/S.01/2015) menjawab apakah WNA bisa membuka rekening di Indonesia. Saat ini, WNA dapat menyimpan uang di rekening Indonesia tidak lebih dari tidak lebih dari USD 50.000. Selain itu, persyaratannya pun cukup terbilang mudah.

  • Deposit awal USD 2.000
  • Paspor

Jika bank meminta bukti residensi, WNA dapat melampirkan kartu identitas warga negara, surat izin mengemudi, kartu pelajar, kartu kerja, atau kartu asuransi kesehatan.

Membuka Rekening di Indonesia dengan Jumlah Lebih Dari USD 50.000?

Untuk mengurangi kegiatan korupsi dan tindak kriminal lainnya seperti pencucian uang, Indonesia memiliki peraturan ketat tentang jumlah maksimal penyimpanan uang WNA di rekening bank lokal. Lalu, apakah WNA Bisa Membuka Rekening di Indonesia dengan Jumlah Lebih Dari USD 50.000? Jawabannya bisa. Namun ada persyaratan tambahan yang perlu dilengkapi.

  • Paspor
  • Izin residensi, surat referensi dari bank negara asal, surat domisili, fotokopi perjanjian sewa menyewa, kartu identitas pasangan WNI, atau fotokopi kartu debit/kredit.

Persyaratan untuk Korporasi dan Perusahaan Investasi

Selain personal, korporasi dan perusahaan investasi asing juga dapat membuka rekening bank lokal di Indonesia. Pengusaha perlu melengkapi beberapa syarat tambahan yang dirancang untuk keperluan korporasi dan perusahaan investasi yang ingin membuka rekening bank di Indonesia.
Di bawah peraturan Bank Indonesia, perusahaan investasi harus menyediakan beberapa persyaratan seperti berikut.

  • Persetujuan awal investasi dari BKPM
  • Surat domisili
  • Nomor Pajak (dibutuhkan untuk membuka rekening giro)
  • Fotokopi passport pemilik akun
  • Surat kuasa jika orang lain diberi wewenang untuk membuka rekening

Jika pemegang akun merupakan sebuah korporasi, bank membutuhkan:

  • Lisensi bisnis
  • Nomor Identitas Wajib Pajak
  • Akta pendirian perusahaan

Baca juga: Bagaimana Membuka Rekening Bank di Indonesia

Membuka Rekening Untuk WNA di Indonesia dengan Cekindo
Walau ada kelonggaran, tetap saja membuka rekening untuk WNA tetap memiliki tantangannya tersendiri. Cekindo hadir untuk membantu Anda membuka rekening bank dengan cepat. Kami dapat membantu Anda dalam:

Kami memiliki tim spesialis yang memiliki pengetahuan terbaru dan pengalaman yang dapat membantu Anda dalam seluruh proses. Anda juga sudah dapat mulai mengumpulkan beberapa dokumen yang diperlukan saat Anda masih berada di negara asal Anda.

Jika Anda memilih layanan virtual office, shared office,dan paket kantor lainnya, Anda akan mendapatkan surat domisili dan konsultasi tentang pendaftaran perusahaan secara GRATIS. Hubungi kami melalui form di bawah ini, kami akan segera menjawab pertanyaan Anda atau memberi informasi lebih lanjut mengenai layanan kami lainnya.

Kontak Konsultan Kami

FAQs

Baik perusahaan asing maupun perorangan berhak memiliki rekening bank di Indonesia. Untuk badan usaha, rekening harus dibuat pada bank yang memiliki izin sebagai Bank Devisa sehingga dapat menampung mata uang asing. Untuk orang asing, izin tinggal (baik sementara atau permanen) diperlukan untuk memiliki rekening bank.

Post Verificator

Diverifikasi oleh:​

Pandu Biasramadhan

Pandu adalah Manajer Consulting di Cekindo's. Dia memiliki pengalaman yang luas dalam bekerja dengan instansi pemerintah, khususnya, di bidang market-entry untuk perusahaan di Indonesia dan mengelola jaringan kemitraan regional di Asia Tenggara. Di Cekindo, Pandu bercita-cita untuk memimpin tim konsultan untuk menyediakan layanan market-entry berkualitas tinggi dan mempertahankan portofolio klien global. Ia memiliki spesialisasi sebagai penasihat market-entry dan business process outsourcing.