• English
Panduan Izin Mendirikan Bangunan untuk UMKM di Indonesia

Panduan Izin Mendirikan Bangunan untuk UMKM di Indonesia

Izin Mendirikan Bangunan, atau IMB, di Indonesia adalah sesuatu yang perlu diketahui setiap investor yang ingin memulai bisnis.

IMB adalah izin resmi atau dokumen pendaftaran bangunan di Indonesia yang mengizinkan pendirian bangunan dan memastikan bahwa bangunan yang didirikan sesuai dengan alokasi lahan.

IMB juga memastikan bahwa desain dan struktur bangunan sesuai dengan kegunaannya, serta juga memenuhi kriteria kenyamanan dan keamanan sesuai hukum di Indonesia.

IMB digunakan dari awal konstruksi bangungan hingga akhir masa hidup bangunan. Bangunan di bawah IMB biasanya digunakan untuk tujuan kediaman dan komersial.

Pentingnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Indonesia

Karena IMB digunakan selama masa hidup bangunan yang sudah dimulai sejak konstruksinya, IMB menjadi sangat penting bagi para investor yang ingin memulai usaha di Indonesia.

Bagi pemilik bisnis yang ingin membeli atau menyewa bangunan di mana saja di Indonesia, IMB menjadi wajib dan merupakan tanggung jawab pemilik gedung atau tanah untuk memperoleh izin ini.

Saat Anda membeli atau menyewa gedung tanpa IMB, sudah pasti Anda melanggar hukum dan akan berhadapan dengan penalti berat.

Anda bukan hanya harus memperoleh IMB, tetapi juga harus memastikan bahwa IMB yang Anda dapatkan dari otoritas atau pemilik tanah memiliki tujuan tertulis yang sesuai dengan kegunaan gedung yang sesungguhnya, baik untuk aktivitas komersial maupun sebagai tempat kediaman.

Sebelum Anda memutuskan untuk memperoleh IMB, Anda perlu memeriksa regulasi terkait perencanaan spasial dan penzonaan tanah di area tempat bangunan akan didirikan. Ini karena tanah atau zona tertentu mengizinkan kegunaan tertentu dari suatu bangunan.

Panduan IMB untuk UMKM di Indonesia

Ada jenis IMB baru yag dinyatakan dalam peraturan, terutama IMB untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jenis izin baru ini juga dikenal sebagai IMB untuk Gedung UMKM.

Berikut adalah detail berbagai jenis IMB untuk gedung UMKM sesuai luasnya:

1. Gedung UMKM lebih kecil dari 1300m2

  • Untuk bangunan kompleks yang tidak digunakan untuk kepentingan umum
  • Kalkulasi indeks fungsi bisnis harus 0,5% untuk jumlah retribusi IMB

2. Gedung UMKM seluas 1300m2

  • Desain prototype digunakan
  • Proses penerbitan IMB adalah asesmen dokumen rencana teknik, penerbitan persetujuan tertulis dan penerbitan dokumen IMB
  • Pemerintah daerah harus memberlakukan proses dalam tiga hari kerja setelah penyerahan aplikasi IMB
  • Kalkulasi indeks fungsi bisnis harus 0,5% untuk jumlah retribusi IMB

3. Gedung UMKM lebih besar dari 1300m2 

Untuk bangunan kompleks yang tidak digunakan untuk kepentingan umum

Bagaimana Cekindo dapat Membantu

Memperoleh IMB di Indonesia memiliki manfaat besar saat pebisnis atau pengusaha ingin mendirikan dan menjalankan bisnis.

Karena kebijakan pro-bisnis dalam beberapa tahun terakhir ini di Indonesia, banyak regulasi yang direvisi dan berubah dari waktu ke waktu. Jadi, banyak investor yang merasakan tantangan sendiri saat harus mengikuti dan memahami semua peraturan dan prosedur sebelum mengambil keputusan.

Kurangnya pengetahuan akan lingkungan bisnis saat ini dapat menyebabkan hasil yang tak diinginkan, seperti overhead yang tidak perlu dan waktu yang terbuang percuma.

Agar lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan IMB di Indonesia, kami di Cekindo memiliki para spesialis untuk membantu Anda melalui keseluruhan prosesnya. Cekindo memiliki kapabilitas untuk memberikan solusi yang dibutuhkan bisnis Anda untuk terus bergerak maju.

Jika Anda ingin berbicara dengan salah satu konsultan bisnis kami, silakan menyampaikan detailnya melalui form di bawah ini dan kami akan segera membalas pesan Anda.

Hubungi Konsultan Kami