• en

Menyelami Sektor Ecommerce dan Masa Depannya di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, Presiden Jokowi beserta para pembantunya terus mendorong perkembangan dan pertumbuhan pasar ecommerce di Indonesia.

Ini dapat dilihat dari perkembangan bersar di negara ini yang melibatkan penetrasi internet besar-besaran. Tak dapat disangkal bahwa kemajuan teknologi dan kemunculan ecommerce telah membuka jalan untuk kenyamanan transaksi, mobilitas dan koneksi.

Dengan tak pernah berhentinya riset dan pengembangan di bidang ecommerce dan teknologi, ekonomi, bisnis dan industri juga bertransformasi dan membuka peluang tak terhingga.

Sebagai salah satu kekuatan ekonomi yang berkembang cepat, Indonesia dikenal sebagai salah satu yang teratas di kawasan Asia Tenggara dengan PDB mencengangkan senilai 1,02 triliun USD pada 2018.

Berkat cepatnya perkembangan infrastruktur, penetrasi internet di Indonesia telah tumbuh hingga hampir mencapai 50% hanya dalam waktu 4 tahun. Terutama untuk sektor ecommerce, sektor ini berkontribusi 50% terhadap nilai industri digital pada 2019; dan akan terus memimpin hingga 2025, mendominasi 60% industri digital.

Kami akan menyelami lebih dalam sektor ecommerce Indonesia di artikel ini.

Penggerak Perkembangan Ecommerce di Indonesia

Indonesia telah menjadi kekuatan utama pertmbuhan industri digital dan ecommerce di Asia Tenggara.

Penggerak pertumbuhannya pada dasarnya adalah populasi besar, banyaknya kaum muda, daya beli yang meningkat, dukungan pemerintah serta nilai investasi besar yang masuk.

Populasi Besar dan Terus Tumbuh

Indonesia memiliki populasi raksasa dan dikenal sebagai negara terpadat di Asia Tenggara dan keempat terpadat di dunia.

Populasi Indonesia tumbuh di kisaran 1,1% per tahun, dengan populasi saat ini lebih dari 260 juta jiwa. Diperkirakan bahwa populasi Indonesia akan tumbuh menjadi 296 juta pada 2030.

Infrastruktur Digital yang Terus Meningkat

Kurang lebih 29 miliar USD dialokasikan oleh pemerintah Indonesia pada 2018 untuk mengembangkan infrastruktur termasuk infrastruktur TI di Indonesia. Alokasi anggaran ini ditujukan untuk menjembatani celah antara Indonesia dan dunia modern.

Meluasnya Penetrasi Digital dan Ecommerce

Meningkatkan infrastuktur TI juga berari penetrasi internet yang tumbuh di sektor ecommerce. Pengguna internet di Indonesia telah tumbuh dari 143 juta menjadi 171 juta antara tahun 2017 dan 2018.

Dukungan Pemerintah

Selain besarnya alokasi anggaran untuk perkembangan infrastruktur di Indonesia, pemerintah juga melaksanakan inisiatif lain untuk perkembangan ekonomi digital.

Sebagai contoh, 100% kepemilikan asing diizinkan untuk perusahaan asing yang memiliki nilai investasi lebih dari 7,1 juta USD.

Tantangan dan Peluang di Sektor Ecommerce di Indonesia

Tentu saja, akselerasi ekonomi digital bukannya tanpa tantangan dan peluang. Berikut beberapa di antaranya:

Masih Buruknya Kualitas Logistik

Tidak cukupnya logistik masih menjadi tantangan di sektor ecommerce. Masih buruknya kualitas logistik di Indonesia terutama disebabkan kurangnya kompetensi penyedia layanan logistik serta infrastruktur yang pas-pasan di area-area tertentu di Indonesia.

Pasar yang Bersaing

Baik pemain lama maupun baru harus menghadapi kompetisi tinggi di pasar ecommerce. Raksasa ecommerce besar dan ternama seperti Bukalapak dan Tokopedia sudah memiliki reputasi, menjadikan biaya akuisisi pelanggan lebih mahal bagi bisnis ecommerce baru dan lebih kecil.

Populasi yang Tak Memiliki Bank

Populasi yang tak memiliki bank di Indonesia berkontribusi juga terhadap tantangan bagi para pemain ecommerce. Masalah pembayaran di dalam bisnis ecommerce muncul saat mereka harus menawarkan solusi pembayaran lain bagi populasi ini.

Masa Depan Ecommerce di Indonesia

Meski ada banyak tantangan menanti, tak dapat dipungkiri bahwa masa depan ecommerce di Indonesia begitu cerah. Para pemain ecommerce sekarang telah memiliki strategi omnichannel, meningkatkan pengalaman pelanggan dan membedakan penawaran untuk menggiring laju pertumbuhan ecommerce.

Bagaimana Cekindo dapat Membantu

Apakah Anda berpikir untuk memulai bisnis di industri ecommerce yang sedang berkembang cepat di Indonesia, tapi tidak tahu harus mulai dari mana?

Dengan kata lain, Anda memiliki produk atau jasa yang cocok untuk pasar ecommerce dan ingin mempromosikannya, tetapi tidak yakin akan tool paling efektif dan strategis untuk mengeksekusinya.

Inilah alasan Cekindo ada. Cekindo menawarkan konsultasi bisnis dan ecommerce profesional untuk membantu Anda meraih keuntungan maksimum dari lanskap ecommerce. Kami juga menyediakan layanan pendirian bisnis dan izin usaha, di antara yang lain.

Selain itu, kami membantu Anda untuk secara efektif membedakan bisnis Anda dari kompetitor dan menaklukkan tantangan yang menanti.

Hubungi kami untuk mencari tahu bagaimana kami dapat membantu Anda sukses. Isi form berikut.

Share this article: