• English

Cara Mendapatkan Sertifikasi Halal di Indonesia

Hubungi Konsultan Kami

Industri halal di Indonesia telah menjadi lumbung emas emas bagi banyak investor.

Tentunya hal tersebut bukan sekedar omongan belaka karena Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar; 14% dari populasi Muslim di Seluruh dunia. Dari 250 juta masyarakat Indonesia, 88% merupakan Muslim. Tahun 2017, 1,8 miliar Muslim telah mengambil alih 24% populasi secara global, pertumbuhan populasi terbesar di antara agama lainnya.

Negara Islam tetangga, seperti Malaysia dan Brunei, telah banyak menekan dan fokus pada potensi Industri Halal. Indonesia, belum membuat rencana matang untuk regulasi Halal. Pedoman berikut akan memberikan Anda ide pasti mengenai standar terbaru dan proses dalam Sertifikasi Halal.

Apa itu Halal dan Sertifikat Halal?

Orang-orang sering bertanya apa itu ‘halal’ — secara harafiah, ‘halal’ berarti ‘diizinkan’. Jawabannya bisa dibilang simpel atau sedikit kompleks. Berikut beberapa konsep mengenai halal: barang keperluan seperti makanan, obat dan kosmetik, yang tidak mengandung bahan haram. Haram merupakan kebalikan dari halal, mengandung babi dan sejenisnya, darah hewan, hewan yang dipotong tidak melalui hukum islam, dan hewan beracun.

Sertifikat halal merupakan pernyataan tertulis yang menyatakan sebuah produk halal sesuai dengan hukum Sharia Islam. Agar produk dinyatakan halal, sertifikat halal merupakan kewajiban; memudahkan masyarakat Muslim membedakan produk yang dapat dikonsumsi atau digunakan.

 

Otoritas Penerbit Sertifikat Halal Indonesia

Otoritas tertinggi yang dapat mensertifikasi dan mengeluarkan sertifikat halal di Indonesia berada ditanganBPJPH (Badan Pengelola Jaminan Produk Halal). Badan ini baru diinagurasi dan bergerak bersamaan dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang bekerja mengatur standar halal dan mengeluarkan Fatwa Halal. Di bawah MUI, dua otoritas terbesar, LPPOM (Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika) dan Komite Fatwa MUI bertanggung jawab dalam penilaian, audit, dan deklarasi halal.

 

Langkah Demi Langkah Cara Mendapatkan Sertifikasi Halal di Indonesia:

Walau sampai sekarang pendaftaran sertifikasi halal merupakan tindakan inisiatif dari setiap perusahaan, kepemilikan sertifikat halal ini sangat direkomendasi untuk mencapai pasar yang lebih besar, baik untuk bisnis yang telah berdiri maupun untuk investor yang baru memulai bisnis di Indonesia

Proses menuju produk halal sangatlah repot dan banyak kelengkapan dokumen sesuai dengan regulasinya. Prosedur umum pemenuhan LPPOM-MUI dapat menjadi lancar dengan registrasi melalui Cekindo

LANGKAH 1: Memenuhi MS23000 persyaratan halal dengan material, produk dan proses produksi, dan menerapkan HAS (Halal Assurance System).

LANGKAH 2: Menyiapkan segala dokumen yang diperlukan untuk registrasi produk halal. Kumpulkan semua dokumen ke Cekindo, beserta biaya pendaftaran dan biaya sertifikasi halal sesuai kontrak.

LANGKAH 3: Mengisi dokumen sesuai dengan status sertifikasi yang dibutuhkan oleh LPPOM MUI selama proses registrasi. Kumpulkan dokumen ke Cekindo agar LPPOM MUI segera memproses permohonan Anda.

LANGKAH 4: Pedoman akan diberikan untuk penilaian pre-audit, audit, pra-audit, dan analisis laboratorium untuk memastikan Anda melengkapi persyaratan.

LANGKAH 5: Produk memenuhi persyaratan HAS dan berhasil melewati analisis lab oleh LPPOM MUI. MUI mengeluarkan sertifikat.

Informasi Penting Mengenai Standar Halal di Indonesia

Terdapat banyak standar halal di seluruh dunia, standar halal yang menjadi dasar Fatwa MUI Indonesia adalah Hukum Sharia. Terdapat beberapa detail yang setiap perusahaan perlu perhatikan:

  1. Nama merek atau produk tidak boleh memiliki hubungan atau menyiratkan segala hal yang haram menurut hukum Sharia.
  2. Kemasan, desain, dan sifat produk yang berhubungan dengan haram dilarang.

SERTIFIKAT HALAL ASING

Pasal 47 UU Halal menunjukkan bahwa produk dan bahan bersertifikat halal yang berasal dari luar negeri hanya perlu didaftarkan di BPJPH dan kemudian dijual dan didistribusikan di Indonesia tanpa perlu adanya perubahan dalam status pendaftaran produk halal mereka.

Namun, tidak semua sertifikat asing akan diizinkan untuk melalui proses yang mudah ini dan lembaga sertifikasi yang tidak ada dalam daftar harus dinilai oleh BPJPH.


Untuk memperjelas, memiliki sertifikat halal merupakan keputusan perusahaan, tetapi usaha pemerintah untuk menjadikan sertifikasi halal sebuah keharusan terlihat sangat jelas. Selain itu, berhubungan dengan besar dan potensi yang diberikan dari industri halal, mensertifikasi produk Anda akan membawa Anda pada konsumen yang lebih besar dan bisnis Anda akan diuntungkan.

Semua produk halal tidak terdaftar yang dijual atau didistribusikan di Indonesia akan dianggap sebagai non-halal mulai tahun 2019. Sejumlah besar produk belum terdaftar dan penundaan dalam proses diharapkan.

Contact CekindoHubungi Konsultan Kami

Jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut mengenai pendaftaran sertifikat halal di Indonesia, cukup isi formulir di bawah ini.

Konsultan kami akan dengan senang hati memberikan saran dan dukungan profesional sehingga semua produk Anda dapat memperoleh sertifikat halal sesegera mungkin.



Hubungi Konsultan Kami

Testimonial Klien

  • logo-PT-Asia-Victory

    Sebelum memilih Cekindo sebagai mitra bisnis kami di Indonesia, kami mewawancarai dan membandingkan sejumlah perusahaan. Akhirnya, pilihan kami jatuh pada Cekindo karena profesionalisme dan kualitas yang ditonjolkan. Cekindo telah membantu kami dalam banyak hal, mulai dari sertifikasi perusahaan hingga aplikasi KITAS dan kepatuhan laporan keuangan hingga pemenuhan kewajiban perpajakan lainnya di Indonesia. Kami mengapresiasi respon cepat dari tim Cekindo serta profesionalisme dalam mempersiapkan laporan keuangan.

    Doris Chen
    PT. Asia Victory and PT. Bigger One
  • logo Toaster

    Saat saya pertama bergabung dengan Toaster, Toaster sudah bekerja sama dengan Cekindo. Tapi mudah untuk tahu mengapa Toaster memilih Cekindo. Cekindo selalu membantu kami. Kantor pusat Toaster berlokasi di London. Hukum perpajakan Indonesia bukan sesuatu yang kami pahami. Tim Cekindo telah membantu kami memahami perpajakan Indonesia. Pengetahuan mereka banyak dan mereka dapat diandalkan, sehingga menjadi aset besar bagi perusahaan.

    Tsui-Sie Wong
    Toaster
  • logo Ohmnia

    Sebagai bisnis baru di Indonesia, kami mulai berkonsultasi dengan beberapa firma hukum hingga akhirnya pilihan terjatuh pada Cekindo. Cekindo direkomendasikan sebagai salah satu firma konsultasi ternama oleh beberapa komunitas bisnis. Tim di Cekindo sangat responsif, mereka menyediakan konsultasi dan membantu firma startup kami dengan pendirian bisnis, izin & lisensi, HR/rekrutmen dan riset pasar. Satu tahun setelah bisnis kami berjalan, Cekindo masih menjadi mitra kami.

    PT Ohmnia Tenaga Surya
  • Matthias Coessens - Empyrean

    Ketika saya sedang mencari mitra yang dapat diandalkan yang dapat membantu dengan pendaftaran perusahaan, penggajian, pajak dan izin kerja di Indonesia, pengetahuan dan komunikasi yang jelas dari Cekindo benar-benar mengesankan. Pertama, kami memutuskan untuk melakukan kerja sama dengan Cekindo dalam hal pendaftaran perusahaan, tetapi mereka juga membantu saya dalam mendapatkan izin kerja dan visa (KITAS) yang diperlukan, dan kami menggunakan layanan penggajian dan pelaporan pajak sampai sekarang.

    Matthias Coessens
    Product Director at Empyrean Solutions Apac
  • Ivana Bartonkova

    Cekindo menangani visa bisnis untuk kolega baru kami dan menjadikan perusahaan kami di Vietnam lebih mudah dan lebih cepat. Saya sangat menikmati komunikasi dengan konsultan, yang menyarankan solusi terbaik bagi kami dan selalu ada waktu untuk menjawab pertanyaan. Dia memastikan bahwa semua dokumen dikumpulkan dan dipersiapkan tepat waktu dan kami mendapat dukungan besar selama seluruh proses. Terima kasih Cekindo dan saya berharap bisa bekerja sama lagi dalam waktu dekat!

    Ivana Bartonkova
    Marketing and HR director of Port Cities Vietnam

Frequently Asked Questions

Apakah sertifikasi Halal wajib?

Berapa lama mendapatkan sertifikasi halal?

Jenis produk apa yang bisa mendapat sertifikasi halal di Indonesia?

Berapa lama masa berlaku sertifikat halal?

Bagaimana untuk mendapatkan izin memasukkan logo halal di produk saya?

Apa syarat Sistem Jaminan Halal (SJH)?