• en

Gambaran Umum Laporan dan Perencanaan Perpajakan di Indonesia

Gambaran Umum Laporan dan Perencanaan Perpajakan di Indonesia Review by Michal Wasserbauer on 9. 1. 2018 Company Registration in Indonesia, Market Research in Indonesia, Work Permit in Indonesia, Product Registration in Indonesia, Local Partner Selection in Indonesia, Trade Mission in Indonesia, Company Formation in Indonesia, Company Establishment in Indonesia, Company Set Up in Indonesia, Payroll Outsourcing in Indonesia, Tax Reporting in Indonesia, Medical Product Registration in Indonesia, Medical Device Registration in Indonesia, Cosmetic Registration in Indonesia, Food Supplement Registration in Indonesia.
Rated
Warning: rand() expects exactly 2 parameters, 1 given in /home/cekindob/public_html/cekindo.com/wp-content/themes/cekindo_2016/single.php on line 25

Pajak selalu merupakan proses yang rumit khususnya laporan pajak di Indonesia di mana banyak peraturan perundang-undangan mengaturnya. Sebagai contoh, perhitungan pajak penghasilan untuk sebuah perusahaan atau pun individu seperti karyawan.

Berdasarkan undang-undang perpajakan, lama Anda tinggal merupakan faktor penting. Anda dianggap sebagai penduduk setempat jika bisnis Anda berdomisili di Indonesia atau Anda tinggal selama lebih dari 183 hari dalam periode 12 bulan. Anda juga merupakan penduduk jika memiliki izin kerja atau memiliki keinginan untuk tinggal di Indonesia.

Bagaimana poin di atas mempengaruhi pajak Anda? Jika perusahaan Anda merupakan PT PMA yang berdomisili di Indonesia, pajak Anda akan didasarkan pada penghasilan Anda dari seluruh dunia. Jika tidak, bisa saja hanya pada pendapatan kotor yang dihasilkan di Indonesia.

Selain mengetahui peraturan tentang cara menentukan pajak, Anda juga perlu mengingat kapan harus mengajukan pengembalian pajak.

Mengumpulkan Laporan Pajak

Individu dan perusahaan yang menghasilkan pendapatan di Indonesia harus membayar pajak dan mengajukan pengembalian yang benar. Berbeda dengan entitas usaha, perusahaan wajib untuk melaporkan pajak bulanan walau bila perusahaan tidak memiliki aktivitas atau transaksi, penerapan konsep laporan pajak nol. Di Indonesia, dua sistem berjalan bersamaan. Pengusaha akan memotong pajak pekerja mereka (terlepas dari apakah mereka pekerja lokal atau asing), sementara karyawan juga harus mengajukannya sendiri.

Pertanyaannya adalah kapan Anda harus melaporkan pajak di Indonesia. Terdapat perbedaan antara kapan harus mengajukan dan membayar pajak Anda. Panduan berikut akan membantu Anda:

1. Pajak Penghasilan Individu

Waktu pengajuan: tanggal 20 bulan berikutnya (bulanan), akhir bulan keempat setelah akhir pajak akhir tahun (tahunan)

Waktu pembayaran: tanggal 15 pada bulan berikutnya

2. Pajak Penghasilan Perusahaan

Waktu pengajuan: tanggal 20 bulan berikutnya (bulanan), akhir bulan ketiga setelah akhir pajak akhir tahun (tahunan)

Waktu pembayaran: tanggal 15 pada bulan berikutnya

3. Pajak Pertambahan Nilai (VAT) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (LGST)

Waktu pengajuan: akhir bulan berikutnya

Waktu pembayaran: sebelum tenggat waktu pengembalian VAT

4. Pemotongan Pajak (termasuk pegawai)

Waktu pengajuan: tanggal 20 bulan berikutnya

Waktu pembayaran: tanggal 10 bulan berikutnya


Kelonggaran

Dengan semua tanggal di atas, terdapat kemungkinan Anda tidak memiliki cukup uang untuk membayar pajak tepat waktu. Untungnya, pemerintah bisa memberikan Anda beberapa kelonggaran. Sebagai contoh, Anda dapat membayar sedikit, tapi Anda harus menyelesaikan saldo yang tersisa sebelum mengirimkan kembali pajak tahunan Anda.

Jika Anda gagal menyerahkan SPT (Surat Pemberitahuan) tahunan Anda pada batas akhir, Anda dapat meminta perpanjangan 2 bulan dari Direktorat Perpajakan Umum.

Penalti

Pajak adalah salah satu cara untuk menjaga ekonomi tetap hidup. Karena itu, hukuman akan sangat berat untuk pelanggaran peraturan, dari kurang bayar sampai terlambat melaporkan dan penghindaran pajak. Sanksi ini bisa berupa biaya tambahan atau penjara.

laporan pajak 1

Cekindo dapat Membantu Menyelesaikan Laporan Pajak Anda

Perencanaan dan laporan pajak Indonesia hanyalah salah satu dari sekian banyak tanggung jawab yang harus Anda lakukan untuk mematuhi peraturan pemerintah. Anda juga harus memiliki catatan keuangan seperti buku akuntansi untuk jangka waktu 10 tahun. Untuk melakukan semua itu Anda harus memiliki nomor identifikasi pajak Anda yang disebut NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Selain itu, buku akuntansi Anda perlu di-audit dan tunduk pada audit pajak.

Sementara itu, semua nominal uang harus dinyatakan dalam rupiah dan catatan tertulis harus dalam Bahasa Indonesia.

Cara tercepat, termudah, dan paling nyaman untuk mengelola sistem perpajakan Anda adalah dengan membiarkan para ahli mengurusnya, sehingga Anda dapat menjalankan bisnis inti Anda.

Cekindo menawarkan jasa pengurusan pajak, akuntansi, dan audit Anda secara lengkap. Kami juga menangani dokumen dan bahkan proses penggajian (payroll). Anda tinggal memberitahukan kepada kami kebutuhan Anda dan kami siap membantu.

Jadikan laporan pajak Indonesia Anda mudah dengan Cekindo. Hubungi kami sekarang di +6221 806 60999.