• en

Deportasi dari Indonesia: Pengenalan dan Solusi

Deportasi dari Indonesia: Pengenalan dan Solusi Review by tenissa.tjahjono on 11. 10. 2018 Company Registration in Indonesia, Market Research in Indonesia, Work Permit in Indonesia, Product Registration in Indonesia, Local Partner Selection in Indonesia, Trade Mission in Indonesia, Company Formation in Indonesia, Company Establishment in Indonesia, Company Set Up in Indonesia, Payroll Outsourcing in Indonesia, Tax Reporting in Indonesia, Medical Product Registration in Indonesia, Medical Device Registration in Indonesia, Cosmetic Registration in Indonesia, Food Supplement Registration in Indonesia.
Rated
Warning: rand() expects exactly 2 parameters, 1 given in /home/cekindob/public_html/cekindo.com/wp-content/themes/cekindo_2016/single.php on line 25

Indonesia adalah negara yang menantang setiap menitnya dengan pasarnya yang luas. Namun, dengan potensi ekonominya yang besar, ada pula kepatuhan hukum yang harus diikuti oleh orang asing, terutama jika berhubungan dengan visa, baik untuk menetap atau bekerja.

Salah satu topik yang ingin kami bahas adalah mengenai depoertasi, hukum yang terkait dengan deportasi dan cara menghindari deportasi dari Indonesia.

Siapa yang Bisa Mengalami Deportasi dari Indonesia?

Petugas imigrasi di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia bertanggung jawab memanggil, melakukan investigasi dan memutuskan deportasi orang asing. Mereka berhak mengunjungi tempat mana pun untuk memanggil orang asing dan/atau menanyakan legalitas serta masa berlaku izin tinggal mereka.

Petugas imigrasi dapat bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain seperti Kementerian Ketenagakerjaan dan Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan kunjungan.

Setiap orang asing yang memasuki Indonesia memiliki risiko dideportasi jika melanggar aturan yang berlaku di Indonesia.

Apa yang Terjadi Jika Saya Dideportasi?

Deportasi adalah tindakan paksa untuk mengeluarkan orang asing dari Indonesia. Pemicunya adalah aktivitas Pengawasan Imigrasi yang dilakukan oleh Petugas Imigrasi terhadap orang asing mana pun yang melakukan aktivitas di Indonesia.

Proses deportasi terdiri dari dua langkah: 

  1. deportasi dari teritori Indonesia
  2. orang asing dimasukkan ke dalam daftar hitam

Orang asing yang dideportasi akan ditolak masuk Indonesia berdasarkan alasan Imigrasi hingga maksimum enam bulan yang dapat diperpanjang enam bulan lagi.

Alasan imigrasi dapat berupa:

  1. Diketahui atau merupakan tersangka yang terlibat dalam kejahatan transnasional terorganisir. 
  2. Menunjukkan sikap tak bersahabat terhadap pemerintah Indonesia atau melakukan tindakan yang merusak reputasi orang Indonesia serta negara Indonesia.
  3. Merupakan tersangka yang melakukan tindakan yang mengancam keamanan dan ketertiban umum, melawan standar moral, agama dan adat-istiadat Indonesia.
  4. Menggunakan paspor palsu untuk memperoleh visa atau izin tinggal untuk memasuki dan menetap di Indonesia.
  5. Tindakan Administratif Imigrasi dalam bentuk Deportasi dari teritori Indonesia.

Deportasi dapat berakibat pada izin tinggal yang dibatalkan karena memberikan informasi yang salah saat mengajukan aplikasi visa dan/atau izin tinggal atau pemberlakukan Tindakan Administratif Imigrasi.

Pelanggaran visa atau izin tinggal juga mengakibatkan sanksi kriminal berupa mendekam di penjara hingga 5 tahun dan denda maksimum IDR 500,000,000. Jika daftar hitam tidak diperpanjang melalui keputusan tertulis, maka akan diberhentikan oleh hukum.

Apa Saja Alasan Deportasi?

Deportasi diberlakukan untuk mencegah orang asing menyalahgunakan izin tinggal mereka atau mencegah mereka terlibat dalam tindakan yang dianggap mengganggu ketertiban hukum di Indonesia atau melanggar hukum Indonesia. Selain itu, orang asing yang tinggal lebih dari 60 hari dengan izin tinggal yang sudah habis masa berlakunya akan dideportasi. 

Deportasi biasanya terjadi tanpa direncanakan untuk memastikan keamanan umum di seluruh kawasan Indonesia. Petugas imigrasi biasanya memilih gedung perkantoran, pabrik dan apartemen. 

Bagaimana Saya dapat Menghindari Deportasi dari Indonesia?

Kebanyakan deportasi terjadi saat orang asing gagal menunjukkan visa yang tepat. Misalnya, menggunakan visa bisnis untuk bekerja atau menjalankan bisnis. Pada saat lain, visa kerja (KITAS) dikeluarkan hanya untuk Jakarta, tetapi orang asing malah bekerja di Bandung atau Semarang.

Jika diketahui oleh petugas imigrasi, maka pelanggaran tersebut menjadi alasan yang cukup untuk deportasi. Gagal mendapatkan akomodasi yang tepat saat masa berlaku visa atau izin tinggal sering menjadi alasan untuk mendeportasi orang asing dari Indonesia.

Jika Anda berada di Indonesia secara resmi dan memiliki visa atau izin tinggal yang tepat, Anda tentu dapat memberikan dokumen dan informasi yang diperlukan kepada petugas imigrasi saat terjadi kunjungan atau inspeksi. Lebih lanjut, kepemilikan fisik atas paspor dan visa atau izin tinggal setiap saat akan mengurangi risiko deportasi orang asing.

Jika orang asing dipanggil oleh petugas imigrasi, mereka harus segera memenuhi panggilan atau berisiko dideportasi. Dengan informasi yang benar atau klarifikasi kepada pihak berwenang, orang asing dapat menghindari risiko deportasi.

Saya Dideportasi? Bagaimana Agar Saya Bisa Kembali ke Indonesia?

Jika Anda dideportasi, segera hubungi Cekindo untuk mendiskusikan kasus Anda dengan tim profesional kami. Cekindo dapat membantu melalui cara-cara berikut:

  1. Mengajukan komplain satu kali kepada Kementerian. Hal ini tidak akan mencegah eksekusi Tindakan Administratif kepada pengaju.
  2. Berkomunikasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mengajukan pencabutan. 

Jika salah satu cara berhasil, Direktorat Jenderal Imigrasi akan mengeluarkan Keputusan Pencabutan Penangkalan oleh Kementerian dari petugas imigrasi yang ditunjuk sebagai bukti bahwa Anda sudah tidak dideportasi.

 

Cekindo telah membantu banyak klien mencabut deportasi mereka sehingga mereka dapat kembali memasuki Indonesia. Hubungi kami sehingga kami dapat menilai kasus Anda dan menyediakan solusi terbaik untuk kasus deportasi dari Indonesia yang Anda alami.