• en

Amunisi

Pemerintah di Indonesia menjadi salah satu kunci penggerak untuk pasar amunisi dan senjata di Indonesia dengan pertumbuhan tahunan yang stabil.

Walaupun kekuatan militer Indonesia adalah pembeli utama yang mencakup 80% pembelian senjata buatan lokal, Kepolisian Nasional dan pembeli regional juga turut berkontribusi terhadap penjualan amunisi. 

Sorotan:

  • PT. Pindad (perusahaan swasta) menjadi pemegang saham pasar terbesar untuk amunisi, kebanyakan untuk kaliber kecil. 
  • Bersama dengan Rheinmetall, Pindad membangun pabrik amunisi Leopard untuk pasar Asia. 
  • Pindad mengekspor amunisi ke Amerika, Singapura, Thailand, Laos dan Nigeria. 
  • Pasar impor untuk senjata dan amunisi di Indonesia mendapat pasokan utama dari Perancis dan Inggris. 

Pemerintah Indonesia memasukkan IDR 3 triliun (USD 250 juta) untuk pembaruan pabrik dirgantara dan pembangunan kapal di Surabaya. Investasi ini diharapkan dapat membawa lebih banyak bisnis baru atau ekspansi bisnis atau lebih banyak dana asing ke industri senjata dan pertahanan. Pada 2013, PT. Pindad, grup amunisi terbesar di Indonesia, memperkirakan keuntungan sebesar IDR 90 miliar. 

tinjauan sektor amunisi di indonesia

PT Pindad

Perusahaan pertahanan swasta Indonesia PT Pindad mendominasi pasar amunisi negara. Status milik pemerintah menjadikannya lebih mudah untuk menembus pasar seperti kepolisian, tentara dan sektor penegak hukum lainnya. 

Situasi ini menjadikan tingkat persaingan kuat walaupun portofolio produk Pindad cukup terbatas dan fokus produksi mereka adalah kaliber kecil.

Berkat hubungan bisnis yang kuat antara Indonesia dan Amerika Serikat, pada 2011, PT. Pindad mengekspor sekitar satu juta butir amunisi bernilai USD 200,000 untuk klub tembak Amerika. Selain itu, Pindad telah menjadi pemasok amunisi 5.56 mm bagi Thailand dan Singapura.

Ekspor dan Impor Amunisi di Indonesia

Perancis dan Inggris adalah importir terbesar untuk amunisi bagi Indonesia. Pada Januari 2014, Indonesia mengimpor peluru dan amunisi dengan nilai sebesar USD 56,800. Impor dari Jerman dan Rusia mencapai masing-masing USD 39,200 dan USD 17,600.

Senjata dan amunisi yang biasanya diimpor adalah bom, granat, torpedo, ranjau darat dan misil. Senjata dan amunisi impor lainnya adalah senjata artileri (senapan, howitzer dan mortir), revolver dan pistol, peluru senapan, peluncur roket, peluncur suar dan peluncur granat. 

Pabrik Amunisi Leopard di Indonesia

Dengan pengadaan 180 unit tank Leopard dan Marder pada 2012, pemerintah Indonesia sukses menarik perhatian Rheinmetall dari Jerman untuk membantu membangun pabrik amunisi kaliber besar Leopard di Indonesia.

Pindad bertanggung jawab akan distribusi amunisi Leopard di Asia. Kerja sama ini akan meningkatkan kualitas teknis dari industri pertahanan domestik Indonesia, membantu Indonesia menjadi salah satu pemain besar dalam pasar industri pertahanan.

Bentuk Kerja Sama Lainnya

Untuk memperoleh akses terhadap teknologi amunisi canggih luar negeri, kontraktor pertahanan dan militer Indonesia saat ini sedang merencanakan atau menegosiasikan perjanjian dengan pemasok amunisi dari berbagai negara untuk produksi amunisi gabungan.

Proyek potensial termasuk tank berukuran medium dengan FNSS Savunma Sistemleri dari Turki, produksi kapal bawah laut dengan Daewoo Shipbuilding dari Korea Selatan, peluncur roket kendaraan tetap dengan MBDA dari Perancis dan misil anti kapal dengan Aviation Industry Corporation dari Tiongkok.

Pada akhir 2017, Pindad juga telah selesai merakit 11 kendaraan lapis baja Panzer, yang bagiannya dimanufaktur oleh Doosan Infracore di Korea Selatan, dengan perjanjian bernilai USD 169 juta.

Pada 2018, Pindad juga berharap untuk menjalin kerja sama dengan AM General, manufaktur kendaraan berat Amerika, untuk memasok komponen ke Indonesia. Selain itu, kekuatan militer Malaysia juga menegosiasikan 32 operator personel lapis baja dari Pindad sebesar USD 10 juta dan USD 14 juta masing-masing, dengan militer Brunei tetap memiliki minat tinggi untuk membeli.

Lanjutkan Membaca…

Layanan Terbaru dari Cekindo: Paket Konsultasi Pasar

Semarang: Masa Depan Manufaktur di Indonesia

Isi form d bawah ini dan hubungi kami untuk memperoleh penawaran gratis untuk memasuki pasar Amunisi di Indonesia.