• en

Memulai Bisnis di Bali: Panduan Membuka Kedai Kopi

Memulai Bisnis di Bali: Panduan Membuka Kedai Kopi Review by tenissa.tjahjono on 14. 6. 2019 Company Registration in Indonesia, Market Research in Indonesia, Work Permit in Indonesia, Product Registration in Indonesia, Local Partner Selection in Indonesia, Trade Mission in Indonesia, Company Formation in Indonesia, Company Establishment in Indonesia, Company Set Up in Indonesia, Payroll Outsourcing in Indonesia, Tax Reporting in Indonesia, Medical Product Registration in Indonesia, Medical Device Registration in Indonesia, Cosmetic Registration in Indonesia, Food Supplement Registration in Indonesia.
Rated
Warning: rand() expects exactly 2 parameters, 1 given in /home/cekindob/public_html/cekindo.com/wp-content/themes/cekindo_2016/single.php on line 30

Memulai bisnis di Bali dengan membuka kedai kopi adalah pilihan bagus karena kesederhanaan dan keuntungan yang dapat Anda nikmati. Selain itu, siapa yang tidak suka kopi? Anda dapat membuka kedai kopi di area-area utama pulau Bali. Berita baiknya, membuka kedai kopi di Bali tidak membutuhkan modal awal yang besar.

Kami tahu banyak orang asing yang berencana membuka kedai kopi di Bali tidak tahu apa yang harus dilakukan sebagai permulaan. Pada dasarnya, yang perlu Anda lakukan adalah mendaftarkan bisnis Anda sebagai bisnis kecil dan memperoleh izin yang diperlukan. Namun, walaupun terdengar sederhana, Anda masih harus mengurus dokumen dan mematuhi regulasi, hal ini mungkin menghentikan minat Anda sementara waktu.

Tapi jangan khawatir, karena Cekindo akan membantu Anda melalui panduan berikut, sehingga Anda dapat menjadi bos Anda sendiri dalam waktu singkat. Lanjutkan membaca.

Memulai Bisnis di Bali: Membuka Kedai Kopi adalah Bisnis yang Menguntungkan

Membuka kedai kopi di Bali bisa menjadi sederhana dengan bantuan dari profesional, tapi tidak pernah semudah itu. Jika mudah, setiap orang sudah membuka kedai kopi. Namun, keuntungan yang Anda dapatkan pada akhirnya setimpal dengan usaha yang Anda berikan.

Perekonomian yang terus tumbuh di Bali serta suasana eksotis dan jumlah wisatawan yang membludak kapan pun tentunya menjadi beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kenikmatan membuka kedai kopi di pulau ini.

Namun, ada lebih banyak alasan lagi, seperti yang dapat Anda lihat berikut ini:

  • Bahan, peralatan, pekerja dan bahan lainnya memiliki harga terjangkau di Bali
  • Biaya hidup murah menjadikan biaya bisnis Anda lebih murah juga
  • Harga yang dibayarkan turis di kedai kopi di Bali sama dengan harga yang mereka bayarkan di kedai kopi lain, sehingga Anda dapat membuat lebih banyak keuntungan dari menikmati kurs mata uang Indonesia yang lebih rendah
  • Biaya sewa jauh lebih rendah dibandingkan di negara barat
  • Upah kerja juga lebih rendah dibandingkan negara Asia lain, sehingga sangat terjangkau untuk mempekerjakan karyawan

Bagaimana Mendirikan Kedai Kopi di Bali

Membuka kedai kopi di Bali membuat Anda dapat menikmati yang terbaik dalam hidup ini karena Anda dapat menikmati kehidupan di pulau yang memesona ini dan pada saat bersamaan bekerja keras untuk membuat bisnis Anda sukses.

Langkah pertama untuk Anda lakukan adalah memilih badan usaha yang tepat untuk bisnis kedai kopi di Bali. Secara umum, ada dua jenis badan usaha yang tersedia untuk pendirian bisnis di pulau Bali:

PT (Perusahaan Lokal)

PT adalah singkatan dari Perseroan Terbatas. PT merupakan perusahaan lokal yang harus dimiliki penuh oleh orang Indonesia. Meskipun pendiriannya sederhana, PT bukan pilihan utama bagi orang asing yang ingin memulai bisnis di Bali. Atau dalam kasus Anda, membuka kedai kopi atau kafe kecil.

PT PMA (Perusahaan Asing)

PT PMA adalah singkatan dari Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing yang merupakan pilihan yang umum dipilih investor asing. PT PMA mengizinkan orang asing menjadi pemilik kedai kopi.

Berita baik bagi investor asing adalah menurut Daftar Negatif Investasi di bawah hukum Indonesia, orang asing dapat memiliki 100% kedai kopi mereka di Bali.

Begitu Anda telah mendirikan PT PMA, Anda harus mengajukan izin berbeda dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk menjalankan kedai kopi.

Izin pertama yang perlu Anda peroleh adalah Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Secara umum, masa berlaku TDUP adalah 5 tahun.

Bukankah ide cemerlang untuk juga menjual alkohol dan memainkan musik di dalam kedai kopi di Bali untuk menarik lebih banyak pengunjung? Jika tertarik, Anda harus mengajukan izin khusus bernama SIUP-MB dan/atau NPPKBC untuk menjual alkohol dan izin kekayaan intelektual untuk memainkan musik dengan hak cipta.

Bagaimana Cekindo dapat Membantu

Anda membutuhkan lebih banyak detail tentang izin usaha yang diperlukan sebelum Anda dapat memulai usaha kedai kopi atau memiliki pertanyaan lain terkait registrasi perusahaan atau prosedur inkorporasi bisnis di Bali?

Tim kami yang terdiri dari konsultan profesional dan ahli hukum siap membantu Anda. Hubungi kami dengan mengisi form di bawah ini atau mengunjungi kantor kami di Badung. Anda juga dapat mampir di kantor kami di Jakarta dan Semarang.