• en

Mendirikan Kantor Perwakilan Konstruksi Asing (BUJKA) di Indonesia

Mendirikan Kantor Perwakilan Konstruksi Asing (BUJKA) di Indonesia Review by Michal Wasserbauer on 17. 10. 2016 Company Registration in Indonesia, Market Research in Indonesia, Work Permit in Indonesia, Product Registration in Indonesia, Local Partner Selection in Indonesia, Trade Mission in Indonesia, Company Formation in Indonesia, Company Establishment in Indonesia, Company Set Up in Indonesia, Payroll Outsourcing in Indonesia, Tax Reporting in Indonesia, Medical Product Registration in Indonesia, Medical Device Registration in Indonesia, Cosmetic Registration in Indonesia, Food Supplement Registration in Indonesia.
Rated
Warning: rand() expects exactly 2 parameters, 1 given in /home/cekindob/public_html/cekindo.com/wp-content/themes/cekindo_2016/single.php on line 25

Kantor perwakilan dapat menjadi pilihan bagi perusahaan asing yang ingin memperluas bisnis tetapi tidak ingin membuka sebuah perusahaan, sehingga Anda dapat mendirikan kantor perwakilan di Indonesia.

Salah satu bentuk kantor perwakilan (Baca: How to invest in Indonesia through a Representative Office) yang dapat Anda pilih adalah BUJKA (Badan Usaha Konstruksi Asing). Untuk membuka kantor perwakilan, Perusahaan Konstruksi Asing (selanjutnya disebut sebagai “perusahaan”) harus mendapatkan Izin Kantor Perwakilan Konstruksi Asing yang dikeluarkan oleh BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Lisensi ini diperoleh setelah perusahaan memperoleh SBU, sertifikat kompetensi, klasifikasi, dan kualifikasi dari LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi). Selain itu, perusahaan harus memperoleh izin konstruksi dari pemerintah daerah disebut SIUJK (Surat Ijin Usaha Konstruksi). Ada juga beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh perusahaan dan artikel ini akan memberikan Anda semua rincian untuk mendirikan kantor perwakilan layanan penyempitan asing.

Perbedaan antara SBU, BUJKA, dan SIUJK

SBU adalah sertifikat pengakuan tentang kompetensi dan kemampuan dari kantor pusat di bidang usaha jasa konstruksi. Sementara itu, BUJKA adalah izin prinsip yang dikeluarkan oleh BKPM, yang diperlukan untuk dapat memulai bisnis secara legal di Indonesia. Di sisi lain, SIUJK adalah izin usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dimana perusahaan berada. Dalam rangka membangun BUJKA, perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan SBU Bahkan, semua lisensi dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah harus dipenuhi agar perusahaan dapat beroperasi di kota Indonesia di mana ia berada dan dapat melakukan semua birokrasi mudah.

Memperoleh Pekerjaan Konstruksi / Lisensi Konsultasi (SIUJK)

 

Cekindo membantu klien-klien yang kegiatan usahanya terlibat dalam bidang pekerjaan konstruksi atau manajemen konsultasi untuk mengajukan permohonan SIUJK.

Pekerjaan Konstruksi / Lisensi Konsultasi (IUJK) aplikasi meliputi dokumen-dokumen berikut:

  • Keahlian Sertifikat (SKA) untuk 5 orang
  • Asosiasi Konstruksi Keanggotaan (KTA)
  • Sertifikat kompetensi (SBU) – Diterapkan untuk LPJK
  • Lisensi Pekerjaan konstruksi (SIUJK) akan didaftarkan ke B2 kelas (perusahaan menengah) dengan minimum modal dasar Rp 50.000.000.000.

IUJK hanya akan diberikan ke BUJKA jika perusahaan dianggap sebagai perusahaan yang besar berdasarkan surat atau sertifikat yang dikeluarkan oleh LPJK.

Mendaftarkan Perwakilan Usaha Asing Jasa Konstruksi (BUJKA)

Kantor Perwakilan Konstruksi Asing (BUJKA) adalah jenis Kantor Perwakilan yang diperbolehkan untuk melakukan konsultasi konstruksi (teknik/engineering, desain) dan / atau jasa pengawasan (monitoring), serta pelaksanaan konstruksi / pekerjaan / EPC.

BUJKA diperbolehkan untuk:

  • Ikuti pengadaan tender konstruksi dengan penyediaan proyek konstruksi yang kompleks, berisiko tinggi dan / atau berteknologi tinggi.
  • Mempekerjakan karyawan asing dan lokal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Mengadakan pekerjaan konstruksi sesuai dengan izin Kantor Perwakilan Konstruksi Asing (konsultasi, monitoring, atau implementasi), setelah membentuk ikatan / kerja sama operasi dengan perusahaan konstruksi nasional.

Hasil pendirian BUJKA adalah sebagai berikut:

Periode yang dibutuhkan untuk menerapkan adalah: 2 bulan

Langkah-langkah untuk Mendirikan BUJKA di Indonesia

Setelah Anda memiliki pemahaman yang luas dari BUJKA, sekarang Anda harus tahu langkah-langkah yang harus mengambil untuk mendaftarkan perusahaan konstruksi Anda. Berikut adalah langkah-langkah untuk membangun BUJKA di Indonesia:

  • Mendapatkan sertifikat keahlian (SKA): 2 minggu
  • Memperoleh keanggotaan Asosiasi konstruksi: 2-6 minggu (tergantung pada asosiasi)
  • Sertifikat SBU dari LPJK: 3 minggu
  • Izin BUJKA dari BKPM: 3 minggu
  • Izin Domisili: 3 minggu (tergantung pada pemerintah kecamatan setempat)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): 1 – 2 hari
  • Izin Mendirikan Bisnis (SIUJK): 2 – 3 minggu
  • Nomor Pendaftaran Perusahaan (TDP): 2 minggu

Lisensi untuk kantor perwakilan BUJKA berlaku selama 3 tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan peraturan yang ada. Setelah mendapatkan lisensi, kantor perwakilan BUJKA diharapkan untuk melakukan proyek-proyek konstruksi yang kompleks, berisiko tinggi, atau berteknologi tinggi di Indonesia (Departemen Pekerjaan Umum Peraturan No.10 / 2014 Pasal 12).

Karena sifat khusus dari perusahaan ini, persyaratan pendirian kantor perwakilan juga berbeda. Oleh karena itu, Anda benar-benar membutuhkan panduan hukum dan profesional. Cekindo akan membantu Anda untuk menyelesaikan semua langkah-langkah dalam mendapatkan dokumen yang diperlukan untuk mendirikan kantor perwakilan jasa konstruksi asing. Hubungi kami atau cukup menuliskan pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah untuk bantuan lebih lanjut.

Referensi

www.jurists.co.jp

http://www.globalexpandia.com/2014/10/how-to-establish-a-foreign-construction-service-company-bujka-indonesia/

http://www.putranto-alliance.com/en/services/detail/13/89/prudenta-business-advisory/construction-representative-office-bujka#article