Para pengusaha tertarik buka usaha di Bali bukan tanpa sebab. Iklim tropis, hutan alami, pantai menggoda dan gaya hidup santai adalah sebagian kecil dari apa yang membuat Bali surga bagi para pengusaha.

Dikenal sebagai Pulau Dewata di Indonesia, jumlah turis dan startup asing telah bertambah deras. Pengusaha yang giat berjuang mengubah ide menjadi realita dengan mewujudkan mimpi di pulau indah ini.

Namun, tidak semua yang datang ke Bali dapat menjadikan mimpi kenyataan. Masalahnya tidak terletak pada Bali, tetapi pada kesalahan yang banyak dilakukan para pengusaha baru.

Oleh karena itu, di artikel ini, kami telah mempersiapkan sejumlah kesalahan yang harus Anda hindari jika ingin memiliki usaha yang bertahan lama dan sukses di Bali.

Hindari 5 Kesalahan Ini saat Buka Usaha di Bali

1. Mendaftarkan Perusahaan Baru tanpa Rencana Bisnis

Banyak pengusaha ingin memulai perusahaan di Bali tanpa rencana bisnis yang bagus. Rencana bisnis sangat penting karena menyatakan dengan jelas kegiatan usaha serta klasifikasi usaha (KBLI) sebelum melanjutkan ke pendaftaran atau registrasi perusahaan.

Tanpa rencana bisnis yang jelas, Anda berisiko sejumlah uang yang akan habis untuk mengganti izin, yang biayanya bisa sama dengan pendaftaran perusahaan baru.

2. Bekerja tanpa KITAS

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pengusaha baru di Bali adalah bekerja secara ilegal. Dengan kata lain, Anda bekerja tanpa visa kerja dan izin tinggal atau KITAS dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Proses memperoleh KITAS dapat menjadi tantangan tersendiri karena perubahan regulasi dan kurang pahamnya orang asing akan hukum. Bekerja secara ilegal tanpa KITAS dapat membuat Anda kehilangan bisnis, didenda atau bahkan dideportasi dari Indonesia. Konsultasi dengan spesialis visa sangat dianjurkan sebelum aplikasi.

3. Menggunakan Special Purpose Agreement yang Tak Aman

Akan sangat berisiko jika Anda mengatur special purpose agreement dengan teman atau keluarga untuk mulai buka usaha di Bali. Anda dapat kehilangan kendali atas perusahaan secara penuh tanpa struktur resmi.

Special purpose agreement dapat bermanfaat bagi bisnis hanya jika Anda melakukannya dengan tepat melalui perusahaan berlisensi. Perusahaan terdaftar seperti Cekindo dapat membantu Anda dengan special purpose agreement secara aman dan memastikan Anda perjanjian sah di mata hukum Indonesia.

4. Menggunakan Penyedia Layanan Pendaftaran Perusahaan yang Tak Berkualifikasi 

Di dunia bisnis, sangatlah penting untuk memahami Anda berhadapan dengan siapa saat harus bekerja bersama. Pengusaha baru di Bali sering jatuh ke dalam jebakan yang dipasang agen tidak profesional yang mengaku dapat membantu mereka dengan pendaftaran perusahaan.

Lebih dari sering, para agen curang ini tidak memiliki pengetahuan akan undang-undang terbaru dan tak tahu bedanya berbagai jenis badan usaha yang ada di Indonesia.

Jadi, Anda harus temukan agen registrasi perusahaan yang telah melalui pemeriksaan dan penelitian pribadi.

5. Menyewa Properti tanpa Melakukan Uji Tuntas

Sebelum menyewa properti untuk usaha di Bali, sangat direkomendasikan jika Anda menyewa profesional untuk melakukan uji tuntas, untuk memeriksa semua dokumentasi perusahaan untuk memastikan semuanya mematuhi hukum di Indonesia.

Misalnya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Anda harus yang jenisnya cocok untuk pendaftaran perusahaan di Bali.

Bagaimana Cekindo dapat Membantu

Cekindo adalah perusahaan konsultasi bisnis yang berdedikasi membantu para pengusaha membangun usaha yang kompetitif dan berkelanjutan, memberikan startup probabilitas tertinggi akan kesuksesan jangka panjang di Bali.

Kami memiliki tool dan sumber daya yang dibutuhkan untuk memulai usaha Anda dalam jangka waktu tersingkat.

Selain itu, melalui tahunan pengalaman profesional membantu bisnis dari berbagai industri, para ahli di Cekindo dapat membantu Anda menjalankan bisnis yang sukses dan memandu perjalananan bisnis Anda menuju pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Kami menawarkan dukungan penuh dalam pendaftaran perusahaan dan solusi bisnis lain untuk beragam sektor usaha.

Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana mendirikan perusahaan di Bali, hubungi kami melalui form berikut. 

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.

Frequent Asked Questions

Regulasi di Indonesia membagi dengan jelas badan usaha yang dimiliki orang asing (PT PMA) dan badan usaha yang dimiliki pengusaha dalam negeri (Local PT). Secara umum, badan usaha milik orang asing memiliki keterbatasan jika dibandingkan dengan perusahaan lokal. Akan tetapi, untuk menghimpun investasi asing lebih banyak, pemerintah Republik Indonesia melakukan langkah-langkan berani untuk meningkatkan kemudahan berusaha dengan cara menyederhanakan regulasi serta menawarkan insentif-insentif khusus bagi pengusaha asing yang ingin berbisnis di Indonesia.

Ada tiga hal penting yang harus dipertimbangkan para pelaku usaha, pertama, jenis badan usaha; modal yang dipersyaratkan; dan aturan hukum yang berlaku.

Bagaimana Memulai Bisnis Spa di Bali?

  • InCorp Editorial Team
  • 11 Februari 2023
  • 3 minute reading time

Jika Anda bermimpi menjalankan bisnis di Bali dengan memulai bisnis spa Anda sendiri, sekarang adalah waktu yang tepat untuk merealisasikannya. Pada 2018, ada lebih dari 6,5 juta turis memasuki Bali, menjadikan pertumbuhan industri pariwisata di Bali signifikan, terutama di sektor akomodasi dan fitness serta kesehatan.

Meskipun menjalankan bisnis spa di Bali tidak sesederhana kelihatannya, bisnis ini dapat memberikan ganjaran setimpal pada masa mendatang. Menurut Daftar Negatif Investasi, bisnis spa tidak masuk dalam daftar dan dengan demikian, orang asing dapat menikmati kepemilikan asing hingga 100% dengan mendirikan PT PMA di Bali.

Global Wellness Institute juga melaporkan bahwa saat ini ada 21.595 spa di 210 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pemasukannya bahkan lebih membuat gempar: kurang lebih USD 77,6 miliar per tahun. Pertumbuhan bisnis spa juga tak menunjukkan tanda-tanda kemunduran karena bagus untuk kesehatan.

Sebelum mengetahui lebih jauh tentang pendirian bisnis spa di Bali, seperti bisnis lainnya, Anda perlu mempertimbangkan semua hal yang ada di dalam panduan ini agar perjalanan Anda sebagai pengusaha berjalan lancar!

spa business in bali

Menjalankan Bisnis di Bali: Persiapan untuk Bisnis Spa

Siapkan Ruang dan Peralatan

Lingkungan spa Anda harus terasa aman dan nyaman bagi pelanggan. Selalu pastikan Anda mematuhi regulasi terkait kualitas dan keamanan untuk menjamin kinerja yang sempurna.

 

Berikut checklist untuk fasilitas spa Anda:

  • Uji coba dan pastikan Anda memiliki sistem musik fungsional
  • Validasi peralatan dan mesin agar berjalan seharusnya
  • Instalasi yang cukup untuk POS dan sistem inventoris
  • Peralatan keamanan seperti alat pemadam kebakaran dan pintu keluar darurat terlihat jelas, ditandai dan berfungsi
  • Pastikan sistem elektrik berfungsi dan aman
  • Kotak P3K tersedia

Siapkan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran sudah haru siap sebelum hari pertama Anda memulai bisnis spa Anda. Strategi yang dimaksud bisa berupa:

  • Post di media sosial untuk menciptakan rasa penasaran sebelum pembukaan
  • Distribusi flyer
  • Iklan lokal
  • Membuat jaringan denga komunitas, organisasi dan klub lokal
  • Diskon dan promosi pada hari pertama atau hingga periode tertentu untuk menarik pelanggan

Miliki Kapasitas Administratif

Pendirian spa mewajibkan dokumen, izin dan tugas administratif lainnya. Hal ini penting karena dapat berpengaruh pada bisnis jika Anda gagal mengeksekusikannya dengan sempurna.

Pastikan tugas administratif berikut ditangani dengan baik:

  • Catatan akunting seperti bukti penerimaan dan invoice disimpan dengan baik
  • Izin usaha dan izin relevan lain ditampilkan secara akurat
  • Perjanjian sewa yang tepat
  • Asuransi properti

 

Jika bisnis Anda tak memiliki kapasitas untuk melakukan semua tugas administratif tersebut, Anda dapat mempertimbangkan melakukan outsourcing ke pihak ketiga.

Faktor lain untuk dipertimbangkan sebelum pembukaan resmi bisnis spa Anda:

  • Lisensi karyawan dan kontrak karyawan
  • Resepsionis terlatih dan karyawan berpengalaman
  • Keamanan kerja dan higienitas
  • Penggajian dan tunjangan karyawan dengan sistem akunting andal
  • Proyeksi keuangan untuk bisnis
  • Rekening bank perusahaan
  • Akuntan dan konsultan berkualifikasi untuk pelaporan pajak

Persyaratan Pendirian Bisnis Spa di Bali

Anda juga perlu mempertimbangkan syarat pendirian bisnis spa di Bali. Secara umum, persyaratannya diringkas sebagai berikut:

  • Ruang cukup untuk peralatan, kelas dan aktivitas
  • Periode sewa setidaknya tiga tahun
  • Sertifikat keahlian
  • Izin mendirikan bangunan beserta fungsinya yang tepat
  • Biaya registrasi perusahaan: tergantung apakah ingin mendirikan PT PMA atau PT
  • Izin pariwisata dan izin lokal lainnya

Bagaimana Cekindo dapat Membantu

Selain tips yang telah kami sajikan untuk bisnis spa di Bali dapat dimulai dan berkembang, Anda juga perlu memilih konsultan berpengalaman sebagai tempat Anda berdiskusi untuk kesuksesan bisnis.

Berisikan tim yang terdiri dari konsultan profesional dan ahli hukum, Cekindo di sini untuk membantu Anda dengan proses registrasi perusahaan di Bali serta memperoleh izin dan lisensi yang diperlukan.

Nikmati ganjaran dari mendirikan bisnis spa di Bali, dimulai dengan menghubungi kami. Isi form di bawah ini atau langsung kunjungi kantor kami di Badung.

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Are you ready to make your
mark in Indonesia?

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.

Sebuah Panduan Lengkap untuk Pindah ke Bali sebagai Ekspat

  • InCorp Editorial Team
  • 12 Desember 2023
  • 8 minute reading time

Apakah Anda sedang mempertimbangkan untuk pindah ke Bali sebagai ekspat? Jika jawabannya iya, selain hal-hal yang membuat Anda tertarik untuk pindah ke Bali, Anda juga harus menyadari bahwa dibutuhkan lebih dari sekadar mimpi-mimpi tentang surga yang indah. Sebagai ekspat, Anda harus siap berhadapan dengan fakta-fakta yang mungkin mempersulit kepindahan Anda jika Anda menganggap remeh.

Artikel ini menjelaskan hal-hal mendasar yang perlu Anda tahu sebelum pindah ke Bali sebagai ekspat.

Pindah ke Bali

Mengapa Orang Asing Pindah ke Bali?

Selain keindahan alamnya yang memukau, Bali menawarkan perpaduan unik antara budaya, gaya hidup, dan peluang, menjadikannya destinasi yang dicari oleh ekspatriat dan pelancong. Artikel ini akan menjelajahi mengapa orang asing memilih Bali sebagai rumah baru atau tempat liburan pilihan mereka.

1. Alam yang Menakjubkan

Lanskap Bali yang memukau, dari teras-teras sawah yang hijau hingga pantai-pantai yang bersih, tanpa ragu menjadi daya tarik utamanya. Orang asing sering pindah ke Bali untuk merasakan keindahan surga dengan geografi yang beragam dan menikmati iklim tropis pulau ini sepanjang tahun.

2. Biaya Hidup Terjangkau

Dibandingkan dengan banyak negara Barat, Bali menawarkan biaya hidup yang lebih rendah, menjadikannya destinasi menarik bagi mereka yang ingin menghemat anggaran. Biaya akomodasi, makanan, dan transportasi seringkali jauh lebih rendah, memungkinkan orang asing menikmati gaya hidup yang nyaman tanpa merusak tabungan.

3. Ekosistem Dukungan bagi Digital Nomad:

Jika Anda seorang digital nomad yang mencari komunitas yang hidup dan mendukung, Bali adalah destinasi yang ideal. Pulau ini menyediakan berbagai ruang kerja bersama, acara jaringan yang sering, dan sumber daya yang khusus mengakomodasi kebutuhan dan preferensi unik pekerja jarak jauh.

4. Komunitas Ekspatriat yang Ramah 

Bali memiliki reputasi sebagai komunitas yang hangat dan ramah. Ekspatriat dengan mudah terhubung dengan penduduk lokal dan orang asing lainnya, menciptakan rasa memiliki. Komunitas ekspatriat yang beragam mulai dari digital nomad dan pengusaha hingga pensiunan dan keluarga yang mencari gaya hidup yang lebih santai.

5. Atraksi Wisata Menarik

Bali telah dikenal memiliki atraksi yang berpusat pada kesehatan. Hal tersebut menarik para penggemar yoga, praktisi kesehatan, dan mereka yang mencari gaya hidup holistik. Pulau ini memiliki retret yoga, pusat meditasi, dan spa yang melayani pemula dan praktisi berpengalaman.

Tantangan Pindah ke Bali sebagai Ekspatriat

Terkenal karena keberagamannya dan terkenal di seluruh komunitas internasional, Bali menimbulkan tantangan bagi ekspatriat yang ingin pindah dan tinggal di negara lain untuk pertama kalinya. 

Oleh karena itu, jika Anda memutuskan untuk pindah ke Bali, Anda harus memastikan bahwa Anda memahami dan dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

1. Perlu Mendirikan Kantor yang Layak

Dengan semakin banyak individu yang mengadopsi gaya hidup digital nomad, semakin penting untuk menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan waktu luang. Untuk menjamin hari kerja yang produktif dan efisien, penting untuk mengevaluasi secara cermat komponen-komponen dasar dari ruang kerja yang 

2. Minim Layanan Transportasi Umum

Sistem transportasi umum yang kurang memadai di pulau ini menyebabkan ketidaknyamanan besar bagi mereka yang mengandalkan opsi transit yang efisien dan mudah diakses.

3. Kemacetan Lalu Lintas

Peningkatan popularitas Bali telah menyebabkan peningkatan kemacetan lalu lintas, memengaruhi baik penduduk lokal maupun digital nomad yang berkomuter di area pariwisata yang padat.

4. Pemahaman Visa yang Kompleks

Peraturan visa Indonesia bisa menjadi hal yang kompleks untuk dipahami sebelum pindah ke Bali. Banyak ekspatriat awalnya masuk Bali dengan visa turis dan kemudian mencari cara untuk memperpanjang atau mendapatkan tinggal tetap. Ketahui caranya dengan berkonsultasi kepada konsultan di layanan imigrasi.

Pindah ke Bali dengan Visa yang Tepat: Macam-macam Visa

Pertama-tama, hal terpenting dari semuanya adalah memikirkan jenis visa yang Anda perlukan sebelum pindah ke Bali. Karena seringnya terjadi perubahan dan revisi undang-undang imigrasi, penting bagi Anda untuk terus mengetahui perkembangan terbaru tentang syarat visa.

Pastikan Anda selalu diizinkan tinggal di Bali secara sah dengan jenis visa yang tepat. Berikut beberapa jenis visa yang umum menjadi pilihan ekspat di Bali:

Visa untuk Kunjungan Pendek di Bali

Ada dua jenis visa untuk kunjungan pendek di Bali:

  • Visa bebas kunjungan (Masa berlaku: 30 hari; Perpanjangan: Tidak)
  • Visa on Arrival – VoA (Masa berlaku: 30 hari; Perpanjangan: Ya)

Visa kunjungan pendek akan diterbitkan saat ketibaan di Bali. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua bandar udara di Indonesia menerbitkan VoA dan Anda akan terkena masalah jika tidak mengetahui hal ini. Hubungi InCorp untuk tahu bandar udara mana saja di Indonesia yang dapat menerbitkan VoA.

Satu hal lagi yang perlu diketahui ekspat adalah Anda dilarang bekerja di Bali, atau daerah lain di Indonesia, dengan visa kunjungan jangka pendek. Dengan kata lain, Anda tidak diizinkan terlibat dalam kegiatan yang menghasilkan uang, termasuk pekerjaan lepas.

Visa Bisnis di Bali

Jika Anda ingin mengunjungi Bali dalam rangka bisnis seperti berpartisipasi dalam pertemuan bisnis, konferensi, pelatihan, dll., sebagai persiapan untuk memulai bisnis di Bali, Anda harus memilih visa bisnis, yang dibagi dalam dua kategori:

Single-entry Visa

Visa ini mengizinkan Anda masuk dan keluar Indonesia hanya sekali. Masa berlakunya 60 hari tetapi Anda dapat perpanjang hingga empat kali.

Multiple-entry Visa

Jika sekali masuk tidak cukup, Anda dapat mengajukan visa bisnis multiple-entry untuk beberapa kali kunjungan ke Bali atau Indonesia. Visa bisnis multiple-entry berlaku 12 bulan dengan jumlah kunjungan tak terbatas. Namun, setiap kunjungan terbatas hingga 60 hari.

Untuk semua ekspat, ingatlah bahwa visa bisnis tidak sama dengan izin kerja, sehingga Anda tidak boleh bekerja dan memperoleh uang di Bali. Baik izin kerja maupun visa bisnis mewajibkan sponsor visa dari perusahaan Indonesia. InCorp dapat membantu Anda dengan menjadi sponsor. Ajukan visa bisnis di Bali online untuk menghindari proses yang rumit dengan imigrasi.

Izin Tinggal Terbatas (ITAS/KITAS)

Untuk masa tinggal lama di Bali, Anda perlu izin tinggal terbatas yang lebih dikenal sebagai ITAS atau KITAS. ITAS/KITAS dapat dibedakan menjadi beberapa jenis: KITAS kerja, KITAS investor, KITAS pasangan dan KITAS pensiun.

KITAS Kerja

Jika bekerja menjadi tujuan utama Anda tinggal di Bali, Anda tentu memerlukan KITAS kerja. Anda bisa mendapatkan KITAS kerja saat ada badan usaha di Indonesia yang mensponsori Anda. Badan usaha ini bisa jadi PT PMA (perusahaan milik asing), PT (perusahaan lokal) dan kantor perwakilan perusahaan asing di Indonesia.

Badan usaha harus memenuhi syarat modal tertentu saat ingin menjadi sponsor KITAS bagi orang asing. KITAS kerja berlaku 6 hingga 12 bulan tergantung pada jenis pekerjaan dan masa berlaku izin kerja.

KITAS Investor

Anda dapat mengajukan KITAS investor jika Anda adalah pemegang saham PT PMA. Syaratnya berbeda tergantung apakah Anda juga adalah direktur atau komisari perusahaan. KITAS investor berlaku untuk 2 tahun.

KITAS Pasangan

KITAS pasangan atau KITAS pernikahan mungkin diperoleh saat Anda menikahi warga negara Indonesia. Namun, KITAS ini hanya memungkinkan Anda tinggal di Bali, namun tidak bekerja di Bali. Jika ingin bekerja, Anda harus memperoleh izin kerja dari perusahaan.

Begitu Anda dan pasangan telah menikah selama dua tahun, Anda dapat meng-upgrade KITAS menjadi KITAP (izin tinggal tetap). Bekerja independen sebagai pekerja lepas atau konsultan diizinkan saat memiliki KITAP. Setelah dua tahun pernikahan, Anda dapat mengajukan KITAP.

KITAS Pensiun

Bagi mereka yang sudah berusia 55 tahun ke atas, Anda dapat mengajukan KITAS pensiun di Bali. Masa berlakunya adalah 12 bulan tetapi perpanjangan tahunan diperbolehkan. Oleh karenanya, Anda dapat memiliki visa pensiun dengan todal berlaku 5 tahun, dan kemudian Anda dapat mengajukan KITAP.

Seperti KITAS pasangan, Anda tak diizinkan bekerja di Bali dengan visa pensiun.

Bisakah Ekspatriat Mendirikan Perusahaan di Bali?

Seperti yang telah dibahas, salah satu alasan kebanyakan ekspat tinggal di Bali adalah mendirikan perusahaan dan memenuhi mimpi menjadi pengusaha. Karena sekarang Anda sudah tahu jenis visa yang Anda butuhkan, sekarang kami akan membahas cara Anda dapat memulai bisnis di Bali.

Hal pertama untuk Anda lakukan adalah memilih jenis badan usaha yang tepat untuk bisnis Anda. Dari banyak jenis yang tersedia, pilihan paling umum adalah PT PMA dan perusahaan lokal PT. PT harus dimiliki secara penuh oleh orang Indonesia dan PT PMA dapat dimiliki keseluruhan atau sebagaian oleh orang asing.

Perusahaan Asing (PT PMA)

Untuk mendirikan PT PMA, Anda perlu memenuhi syarat berikut:

  • Investasi minimum IDR 10 miliar untuk rencana investasi Anda
  • Modal disetor awal IDR 10 miliar
  • Kepemilikan asing antara 1% hingga 100% tergantung Daftar Negatif Investasi (DNI)

Perusahaan Lokal (PT)

PT dapat dengan mudah diinkorporasi di Bali dengan jumlah modal yang sangat kecil: IDR 51 Jjuta atau USD 3600. Namun, PT hanya dapat dimiliki orang Indonesia, bahkan tidak 1% pun kepemilikan asing diizinkan.

Bagaimana Ekspatriat Bisa Tinggal di Bali?

Menyewa di Bali

Anda perlu tempat untuk tinggal saat memulai kehidupan di Bali. Menyewa properti diizinkan bagi orang asing di Bali jika memiliki KITAS. Periode sewa beragam antara 1 hingga 3 tahun dan perjanjian sewa diizinkan untuk dibuat hingga maksimum 25 tahun.

Memiliki Lahan di Bali

Kepemilikan lahan hanya boleh untuk penduduk Indonesia di Bali. Agar orang asing dapat memiliki lahan di Bali, Anda perlu menunjuk perwakilan orang Indonesia untuk membantu Anda membeli estat.

Membeli Properti dengan PT PMA

Cara teraman membeli properti di Bali melalui inkorporasi 100% PT PMA. Dengan demikian, Anda dapat memiliki Hak Guna Bangunan (HGB).

Pindah ke Bali dengan Mudah bersama InCorp Indonesia

Sekarang Anda telah memahami hal-hal dasar terkait pindah ke Bali sebagai ekspat, pertanyaannya adalah sudah siapkah Anda memulai kehidupan baru di belahan bumi lain?

Hubungi kami sekarang untuk mengisi form di bawah ini jika Anda punya lebih banyak pertanyaan. Anda juga dapat mengunjungi kantor kami di Badung. Kami juga memiliki kantor di Jakarta dan Semarang. 

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.

Frequent Asked Questions

Ada dua jenis yakni sekali masuk dan beberapa kali masuk. Visa bisnis sekali masuk berlaku selama 60 hari dan dapat diperpanjang hingga tiga kali dan Visa bisnis beberapa kali masuk berlaku selama 12 bulan. Namun, pemegang visa bisnis harus keluar dari Indonesia setiap periode 60 hari.

Tidak. Jika Anda berencana untuk bekerja di Indonesia, maka Anda harus mengajukan permohonan izin kerja serta izin tinggal terbatas (ITAS) atau tetap (KITAP).

Tips Jitu Bagaimana Menemukan Kantor di Bali yang Menyenangkan

  • InCorp Editorial Team
  • 11 Februari 2023
  • 3 minute reading time

Siapapun yang mempertimbangkan untuk memulai bisnis di Bali cepat atau lambat akan menyadari betapa pentingnya memiliki kantor perwakilan. Alamat kantor lokal akan meningkatkan kredibilitas perusahaan, mempermudah komunikasi dengan para mitra dan menjadi dasar yang kokoh untuk pertumbuhan bisnis pada masa mendatang.

Continue reading “Tips Jitu Bagaimana Menemukan Kantor di Bali yang Menyenangkan”

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Are you ready to make your
mark in Indonesia?

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.

Terdapat begitu banyak pebisnis yang ingin mendirikan usahanya di Bali, dikenal sebagai Pulau Dewata, tetapi hanya sedikit yang berhasil. Pendirian bisnis tidak dapat dilakukan secepat kilat dan banyak tantangan yang perlu Anda hindari untuk sukses.
Continue reading “Kesalahan yang Sering Ditemukan dalam Memulai Bisnis di Bali”

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.

Frequent Asked Questions

Sesuai namanya, perbedaan paling mencolok dari ketiga jenis badan usaha tersebut adalah sifat bisnis dan tujuannya.

Perusahaan lokal harus lah dimiliki oleh warga negara Indonesia, dan orang asing sama sekali tidak diperkenankan memiliki sedikitpun saham dalam perusahaan lokal. Perusahaan lokal tidak dibatasi untuk melakukan aktifitas bisnis di Indonesia.

Di sisi lain, PT PMA terbuka untuk dimiliki oleh pemilik modal asing, namun persentasi kepemilikan sahamnya dapat berbeda-beda tergantung sektor bisnisnya -- Hubungi InCorp Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai Daftar Positif Investasi.

Pengusaha asing cenderung memilih membuka kantor perwakilan terlebih dahulu sebelum mendirikan PT PMA sebagai langkah awal untuk memasuki pasar Indonesia. Perusahaan perwakilan hanya dapat melakukan kegiatan pemasaran dan promosi dan tidak memiliki hak untuk melakukan penjualan langsung dan menerima pendapatan.

Proses pendirian badan usaha biasanya memakan waktu 1-1,5 bulan, dengan catatan semua persyaratan sudah lengkap.

Bisa, terutama bagi para pelaku usaha di bidang ekspor-impor. Untuk dapat melakukan kegiatan impor, pelaku usaha dapat menggunakan jasa undername import, atau yang biasa disebut importer of record.

Regulasi di Indonesia membagi dengan jelas badan usaha yang dimiliki orang asing (PT PMA) dan badan usaha yang dimiliki pengusaha dalam negeri (Local PT). Secara umum, badan usaha milik orang asing memiliki keterbatasan jika dibandingkan dengan perusahaan lokal. Akan tetapi, untuk menghimpun investasi asing lebih banyak, pemerintah Republik Indonesia melakukan langkah-langkan berani untuk meningkatkan kemudahan berusaha dengan cara menyederhanakan regulasi serta menawarkan insentif-insentif khusus bagi pengusaha asing yang ingin berbisnis di Indonesia.

Ada tiga hal penting yang harus dipertimbangkan para pelaku usaha, pertama, jenis badan usaha; modal yang dipersyaratkan; dan aturan hukum yang berlaku.

Ketahui Pasar Anda – Bali vs. Jawa

  • InCorp Editorial Team
  • 11 Februari 2023
  • 4 minute reading time

Indonesia, dengan penduduknya yang lebih dari 250 juta orang, adalah pasar yang besar. Walaupun Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu kepulauan, mayoritas aktivitas ekonominya berpusat, dan pendapatan domestik bruto terbesarnya dihasilkan di Bali dan Jawa. Untuk menjalankan bisnis yang sukses di Bali atau Jawa, Anda harus menyadari beberapa perbedaan pentingnya.

Continue reading “Ketahui Pasar Anda – Bali vs. Jawa”

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Are you ready to make your
mark in Indonesia?

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.