Tips dan Trik Menyelenggarakan Retret di Bali

  • InCorp Editorial Team
  • 11 Februari 2023
  • 3 minute reading time

Bali memiliki reputasi sebagai tempat sempurna untuk mengadakan retret. TripAdvisor menamakan Bali sebagai destinasi wisata terbaik 2017, dan The Guardian menjadikan Bali sebagai salah satu destinasi retret yoga dan meditasi yang termasuk dalam 10 besar di dunia. Tentu saja, ada alasan di balik semua pencapaian membanggakan ini.

Bali menyediakan semua yang dibutuhkan oleh orang yang hidup pada zaman modern seperti sekarang ini: lingkungan yang santai dengan segala kenyamanan dan kemudahan modern. Pulau ini memiliki suasana spiritual luar biasa dan banyak sekali restoran vegetarian sehat, kafe, pusat yoga dan kebugaran lain di tengah-tengah persawahan hijau nan memesona. Belum lagi rendahnya biaya hidup, keramahan orang-orangnya serta lansekap alam yang juga berkontribusi terhadap sempurnanya Bali sebagai tempat untuk menyelenggarakan semua jenis kegiatan retret, mulai dari yoga dan meditasi hingga olah raga dan pengurangan berat badan.

Artikel ini menyajikan segala yang Anda perlu tahu jika Anda tertarik mengadakan retret untuk kelompok atau diri sendiri.

Retret Populer di Bali

Berkat elemen budaya dan alamnya, Bali memiliki kemampuan untuk memberikan penyembuhan dan kebugaran holistik. Ada banyak jenis kegiatan retret di pulau Dewata ini dan berikut adalah yang terpopuler:

Retret Yoga

Retret yoga dianggap sebagai yang paling terkenal bukan hanya di Bali tapi juga di seluruh dunia. Bagi pecinta yoga, murid yoga atau guru yoga, Anda dapat menemukan banyak tempat yoga di pulau ini.

Retret Kesehatan dan Kebugaran

Tur dan backpacker dari berbagai belahan dunia tiba di Bali dengan ketertarikan yang sama: untuk bersantai dan merawat diri sendiri. Mereka biasanya memilih untuk menyenangkan diri mereka sendiri melalui spa dan sesi detoksifikasi untuk kesehatan dan rejuvenasi.

Retret Olahraga dan Aktivitas Luar Ruang

Bali merupakan tempat ideal bagi siapa saja penggemar berbagai jenis kegiatan olahraga dan aktivitas luar ruang. Anda dapat dengan mudah menyelenggarakan retret di Bali terkait kegiatan olahraga dan aktivitas luar ruang, seperti selancar, selam, memanjat, trekking, dll.

Retret Mewah

Siapa bilang Bali hanya untuk backpacker yang terbatas anggaran dan mereka yang mencari jati diri? Surga ini juga cocok untuk mereka yang menghargai kemewahan atau mereka yang berbulan madu dan ingin memanjakan diri dengan segala sesuatu yang berbau mewah. Hotel, bungalow dan vila mewah dan glamor dapat ditemukan di banyak tempat di pulau ini jika Anda bersedia membayar harganya.

Retret lain yang juga banyak dicari dan tersedia di Bali adalah retret media sosial, bisnis, pengurangan berat badan dan retret khusus wanita.

Persyaratan Hukum untuk Menyelenggarakan Retret di Bali

Bagi Anda yang ingin mengadakan retret di Bali, Anda perlu memberikan perhatian lebih terhadap persyaratan legal, yang dianggap sebagai yang terpenting.

Sesuai hukum yang ditegakkan pemerintah Indonesia, sebagai penyelenggara retret jenis apapun di Bali, Anda harus terlebih dahulu memperoleh izin usaha dengan perusahaan yang didirikan di Bali. Selain itu, izin tinggal sementara, KITAS atau ITAS, juga dibutuhkan sebelum dapat menyelenggarakan kegiatan retret.

Persyaratan ini sebaiknya tidak Anda anggap remeh. Anda mungkin telah mendengar cerita tentang orang asing yang menghadapi sanksi serius karena melanggar hukum di Bali: tinggal melebihi masa berlaku visa turis, menyelenggarakan kegiatan retret tanpa badan usaha atau izin yang berlaku di mata hukum. Selain denda berat, beberapa orang asing juga mungkin dideportasi akibat ketidakpatuhan. Mengingat banyaknya jumlah orang asing yang memasuki Bali, polisi tak pernah berhenti mencari pekerja asing ilegal di Bali.

Baca juga: 5 Alasan Mengejutkan Penyebab Anda Dideportasi dari Bali

Hubungi kami terlebih dahulu sebelum menyelenggarakan aktivitas retret di Bali. Tim kami terdiri dari ahli hukum yang dapat membantu Anda dengan aplikasi visa dan izin.

Pandu Biasramadhan

Senior Consulting Manager at InCorp Indonesia

An expert for more than 10 years, Pandu Biasramadhan, has an extensive background in providing top-quality and comprehensive business solutions for enterprises in Indonesia and managing regional partnership channels across Southeast Asia.

Get in touch with us.

Lead Form

Disclaimer: The information is provided by PT. Cekindo Business International (“InCorp Indonesia/ we”) for general purpose only and we make no representations or warranties of any kind.

We do not act as an authorized government or non-government provider for official documents and services, which is issued by the Government of the Republic of Indonesia or its appointed officials.

We do not promote any official government document or services of the Government of the Republic of Indonesia, including but not limited to, business identifiers, health and welfare assistance programs and benefits, unclaimed tax rebate, electronic travel visa and authorization, passports in this website.

Frequent Asked Questions

Ya. Tanpa dokumen tersebut bisnis anda tidak diperkenankan untuk menerbitkan izin kerja bagi pekerja asing. Izin usaha permanen ini juga merupakan persyaratan utama untuk mendapatkan berbagai jenis izin usaha dan izin impor lainnya.

Secara umum ada dua jenis, yakni izin usaha utama, dan izin utama non-utama. Izin usaha utama biasanya berlaku untuk berbagai macam industri, seperti izin usaha umum dan izin usaha industrial. Sementara izin usaha non utama bersifat tambahan dan sangat tergantung dengan aktivitas bisnis yang dijalankan. Izin usaha untuk operasional dan komersial adalah salah satu jenis dari izin usaha non-utama.

Regulasi di Indonesia membagi dengan jelas badan usaha yang dimiliki orang asing (PT PMA) dan badan usaha yang dimiliki pengusaha dalam negeri (Local PT). Secara umum, badan usaha milik orang asing memiliki keterbatasan jika dibandingkan dengan perusahaan lokal. Akan tetapi, untuk menghimpun investasi asing lebih banyak, pemerintah Republik Indonesia melakukan langkah-langkan berani untuk meningkatkan kemudahan berusaha dengan cara menyederhanakan regulasi serta menawarkan insentif-insentif khusus bagi pengusaha asing yang ingin berbisnis di Indonesia.

Ada tiga hal penting yang harus dipertimbangkan para pelaku usaha, pertama, jenis badan usaha; modal yang dipersyaratkan; dan aturan hukum yang berlaku.