• English

Registrasi Produk di Indonesia

Hubungi konsultan kami

Di Indonesia, jika Anda ingin memasarkan bisnis atau mendistribusikan produk Anda, Anda harus memperoleh izin.
Kami dapat membantu menjelaskan Anda mengenai proses registrasi produk di Indonesia.


medical devices registration in Indonesia

Registrasi Peralatan Medis

Peningkatan sistem kesehatan di Indonesia membutuhkan alat kesehatan yang lebih modern.


Food and Beverage Registration in IndonesiaRegistrasi Produk Makanan dan Minuman

Masyarakat Indonesia terbuka terhadap makanan dan minuman baru yang memberikan peluang luas bagi pengusaha asing.


Food supplement in IndonesiaRegistrasi Produk Suplemen

Mengikuti tren gaya hidup sehat di Indonesia, pasar suplemen makanan semakin besar.


Indonesian cosmetic industryRegistrasi Produk Kosmetik

Konsumen terbesar produk kosmetik di Indonesia adalah masyarakat yang tinggal di kota besar.

Untuk mendaftarkan produk Anda di Indonesia Anda harus memiliki badan hukum di Indonesia dan lisensi yang diperlukan. Jika Anda tidak ingin mendaftarkan perusahaan Anda di Indonesia, Anda perlu untuk menunjuk perusahaan lokal.

Setelah Anda memutuskan untuk menunjuk seseorang untuk mendaftarkan produk Anda di Indonesia, Anda harus sangat berhati-hati dan pastikan Anda memilih mitra bisnis secara tepat.

Berdasarkan peraturan di Indonesia, Anda dapat menunjuk satu distributor resmi untuk produk Anda. distributor yang akan memegang lisensi selama 3 sampai 5 tahun, tergantung pada sektor produk. Jika pasangan Anda tidak melakukan dengan baik, pasar Anda dapat ditutup selama beberapa tahun.

Dalam hal ini, akan ada tiga alternatif cara mendaftar produk impor di Indonesia sebagai berikut:

1. Registrasi Produk di bawah Badan Hukum Anda di Indonesia

Perusahaan asing yang sudah terbentuk berbadan hukum di Indonesia dapat langsung mendaftarkan produk mereka di bawah badan hukum di Indonesia.

Pendaftaran produk di bawah badan hukum sendiri di Indonesia mungkin menjadi keuntungan karena mereka dapat mengelola langsung penjualan produk ke beberapa distributor lokal dan daftar semua produk di bawah perusahaan sendiri untuk melindungi lisensi distribusi produk mereka di Indonesia.

Ketahui lebih lanjut tentang Registrasi Perusahaan di Indonesia.

2. Registrasi Produk melalui Distributor lokal

Opsi ini mungkin alternatif lain jika tidak ada niat untuk mendirikan berbadan hukum di Indonesia tapi ingin mendistribusikan produk di pasar Indonesia. Distributor lokal ini harus dipilih dengan baik karena dasar pada peraturan pemerintah hanya ada satu yang diakui sebagai distributor resmi.

Selain itu, distributor yang ditunjuk ini akan bertanggung jawab untuk pendaftaran produk serta menembus pasar lokal pada produk dan akan menjadi pemegang lisensi untuk 3-5 tahun. Jika distributor lokal yang ditunjuk tidak melakukan pekerjaannya dengan baik maka pasar untuk produk ini dapat ditutup selama beberapa tahun.

3. Registrasi Produk melalui Pihak Ketiga yang tepat

Opsi ketiga mungkin cocok untuk perusahaan asing yang tidak memiliki informasi yang cukup tentang distributor lokal di Indonesia dan juga yang ingin meminimalkan risiko jika kinerja distributor tidak sesuai harapan.

4. Registrasi Produk di Indonesia

Pihak ketiga yang dimaksud di sini adalah Konsultan Perusahaan yang telah memiliki lisensi untuk mendaftarkan produk tertentu.

Dalam hal ini, Cekindo sebagai pemilik beberapa lisensi untuk impor, mendistribusikan dan mendaftarkan produk seperti alat kesehatan, kecantikan dan produk kesehatan, makanan dan minuman, dll dapat menjadi contoh dari pihak ketiga yang secara resmi dapat bertindak sebagai wakil Indonesia.

Oleh karena itu registrasi produk akan berada di bawah nama pihak ketiga berdasarkan perjanjian selama konsultasi untuk memastikan bahwa pihak ketiga tidak memiliki minat untuk bisnis.

Sebuah keuntungan dari registrasi produk melalui pihak ketiga adalah bahwa Anda akan memiliki kontrol penuh akan aktivitas bisnis Anda dan akan fleksibel untuk bekerja sama dengan distributor lokal di waktu yang sama di pasar Indonesia.

Registrasi produk di Indonesia berada di bawah kendali Departemen Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk perangkat medis dan produk rumah tangga, maka langsung mendaftar ke Departemen Kesehatan untuk mendapatkan izin edar.

Sedangkan untuk kosmetik, suplemen makanan, makanan dan minuman, obat dan obat tradisional terdaftar melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Proses Registrasi Produk bersama Cekindo

Infographic - The Process of Product Registration in Indonesia with Cekindo

1. Perangkat Medis dan Registrasi Produk Rumah Tangga

Registrasi perangkat medis di Indonesia adalah salah satu yang memiliki peraturan ketat di Indonesia. Produsen medis dan distributor medis Indonesia harus mengajukan permohonan lisensi produk medis sebelum mereka perangkat dapat diimpor, dijual, dan digunakan di Indonesia.

Seiring dengan produk rumah tangga (HHP) pendaftaran, perangkat medis berada di bawah kewenangan Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes). Peralatan medis dikategorikan pada kelas berbasis risiko dan kategorisasi ini juga akan mempengaruhi masa proses pendaftaran.

Kategori-alat medis: kelas I (risiko rendah, 30 hari kerja), kelas IIa & IIb (risiko sedang, 60 hari kerja), kelas III (resiko tinggi, 90 hari kerja). Sedangkan kategorisasi HHP kelas I, kelas II, dan kelas III.

Perangkat medis dan HHP lisensi berlaku untuk maksimal 5 tahun dan dapat diperbaharui. Namun, jika ada perubahan pada kemasan, ukuran atau pelabelan produk, harus ada perubahan izin edar.

Untuk mendaftarkan perangkat medis dan HHP, perusahaan harus memiliki kantor atau distributor lokal di Indonesia yang terdaftar di Depkes. Pelamar dapat menjadi:

  • Produsen yang bermarkas di Indonesia
  • Perwakilan lokal atau distributor

2. Registrasi Makanan dan Obat 

Semua produk makanan dan obat termasuk obat tradisional, kosmetik, suplemen makanan dan makanan olahan harus memenuhi semua persyaratan keamanan untuk memasuki pasar Indonesia.

Pendaftaran makanan dan obat impor ini diatur oleh Badan Nasional Indonesia Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), ketentuannya diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2013 tentang Kontrol obat dan makanan impor ke Indonesia

Pendaftaran harus dilakukan oleh perusahaan lokal, agen lokal atau distributor sebelum produk pabean Indonesia yang jelas. Khusus untuk persetujuan pendaftaran kosmetik, Indonesia mengikuti ASEAN Harmonized Cosmetic Regulatory Scheme.

Untuk makanan impor, itu adalah suatu keharusan untuk mengajukan sejumlah MLregistration dari BPOM dan proses pendaftaran reguler membutuhkan waktu antara 2 sampai 3 bulan tergantung pada produk. Setiap nomor registrasi akan diperpanjang setiap 5 tahun.

Sedangkan untuk registrasi obat mengikuti standar ASEAN Umum Teknis Dokumen (ACTD) mengenai persyaratan berkas obat induk, sertifikat GMP, studi klinis, studi stabilitas dan dokumen tambahan lainnya. Registrasi obat di Indonesia diatur secara ketat, dapat mengambil 1-3 tahun pendaftaran sebagai pemerintah Indonesia sebagian besar menganggap obat lokal diproduksi bukan obat impor.

3. Merek Dagang

Pendaftaran merek dagang di Indonesia diatur oleh UU Merek No. 15 Tahun perlindungan 2001. Merek dagang hanya dapat diperoleh melalui pendaftaran. Perlindungan berdasarkan penggunaan sebelumnya untuk tanda terdaftar tidak tersedia.

Proses permohonan meliputi pemeriksaan formal dan penilaian kekhasan dan kesamaan dengan merek dagang sebelumnya. Setelah melewati tahap pemeriksaan, merek dagang ini diterbitkan dalam Jurnal Merek Resmi selama tiga bulan.

Selama proses publikasi pihak manapun dapat mengajukan tantangan terhadap aplikasi merek dagang. Sebuah merek dagang terdaftar di Indonesia berlaku selama 10 tahun dan dapat diperpanjang.

Baca juga: Registrasi Merek Dagang di Indonesia


Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda menginginkan penjelasan dan bantuan mengenai registrasi produk di Indonesia.

Our Clients Find This Helpful. Please Review.

Rating: 4.7/5. From 12 votes.
Please wait...